Kembali Pede Berwisata

Senin, 27 Juli 2020 - 06:10 WIB
loading...
Kembali Pede Berwisata
Foto/Koran SINDO
A A A
BANDUNG - Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk kembali membangkitkan sektor wisata dari keterpurukan akibat pandemi corona (Covid-19). Namun, upaya tersebut akan sia-sia bila masyarakat belum mempunyai keberanian untuk berwisata.

Karena itulah, langkah strategis yang perlu dipikirkan pemerintah adalah bagaimana membangun kepercayaan diri masyarakat untuk kembali mendatangi tempat-tempat wisata. Di sisi lain, pelaku wisata juga tentu harus menjamin rasa aman terhadap pengunjung.

Berdasar data sektor wisata memang benar-benar terpukul oleh pandemi korona. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Mei 2020 misalnya kunjungan wisatawan mancanegara hanya 163,65 ribu kunjungan. Jumlah ini mengalami penurunan sebesar 86,90% dibandingkan Mei 2019 yang berjumlah 1,25 juta kunjungan. Kondisi ini terjadi karena ada pembatasan sosial dan pelarangan penerbangan oleh hampir semua negara.

Membangkitkan diri masyarakat untuk berwisata inilah yang tengah menjadi fokus perhatian Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf)/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Baparekraf). Langkah ini bukan hanya untuk wisatawan domestik, tapi juga internasional. (Baca: Genjot Kunjungan ke Lembang, Pengelola Wisata Alam Ini Gratiskan Tiket Masuk)

Direktur Kajian Strategis Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf/Baparekraf Wawan Rusiawan mengungkapkan, satu di antara upaya yang dilakukan adalah melalui Gerakan Bersih, Indah, Sehat, dan Aman (BISA).

“Melalui Gerakan BISA, pemerintah bersama legislatif, pelaku pariwisata, hingga masyarakat berupaya menghadirkan destinasi wisata yang bersih, aman, indah, dan sehat. Sehingga, wisatawan pun percaya untuk kembali mendatangi destinasi wisata,” ucapnya di sela kegiatan BISA yang digelar di kawasan Curug Dago, Bandung (25/7/2020).

Wawan juga berharap Gerakan BISA menjadi budaya masyarakat Indonesia yang gemar kebersihan dan keindahan sehingga ketika pandemi Covid-19 mulai turun, seluruh destinasi wisata siap menerima kembali wisatawan. “Diharapkan, gerakan ini bisa masif dan memberikan kepercayaan bahwa berbagai destinasi wisata sudah mulai dapat dikunjungi,” katanya.

Juru Bicara Satgas Penanganan Dampak Covid-19 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Ari Juliano Gema menegaskan, destinasi wisata di daerah telah mengikuti panduan protokol kesehatan untuk memastikan wisatawan aman dari Covid-19. Dengan demikian, objek wisata aman dikunjungi.

Menurut dia, pihaknya telah memiliki program khusus berupa panduan protokol kesehatan dalam masa periode adaptasi kebiasaan baru aman dari Covid-19 untuk destinasi wisata. “Kemenparekraf punya program CHSE, yakni clean, health, safety, dan environment. Artinya kita dalam hal ini, dalam periode pada saat ini kita mengutamakan kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan hidup,” tuturnya dalam diskusi di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Jakarta, kemarin. (Baca juga: Gaet Wisatawan, Pasar Tradisional di Sekiar Borobudur Dipercantik)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dampak Pandemi Covid-19,...
Dampak Pandemi Covid-19, Munculkan Kepedulian yang Nyata bagi Sesama
PTUN Sahkan Rusmiati...
PTUN Sahkan Rusmiati sebagai Ketua Umum ASITA
Percepat Pemulihan Ekonomi,...
Percepat Pemulihan Ekonomi, IPI Gelorakan Pariwisata Nusantara Berbasis Kearifan Lokal
Cegah Kerumunan di Muktamar,...
Cegah Kerumunan di Muktamar, Nahdliyin Diminta Jangan Nekat Jadi Romli
PPKM Level 1, Pemerintah...
PPKM Level 1, Pemerintah Uji Coba New Normal di Kota Blitar
Keterbukaan Informasi...
Keterbukaan Informasi Dinilai Jadi Faktor Penting dalam Atasi Pandemi
WHO Warning Angka Kasus...
WHO Warning Angka Kasus Covid-19 Akibat NB.1.8.1Terus Melonjak Cepat
Bunuh Sel Zombie, Ilmuwan...
Bunuh Sel Zombie, Ilmuwan Ungkap Efek Menakutkan Mantan Pasien Covid-19
Coaching Clinic KreatIPO...
Coaching Clinic KreatIPO Persiapkan Pelaku Usaha Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk IPO
Rekomendasi
Jakarta Siap Jadi Tuan...
Jakarta Siap Jadi Tuan Rumah Kompetisi Berkuda Internasional Terbesar di Asia
Rekrutmen BPKH 2026...
Rekrutmen BPKH 2026 Resmi Dibuka, Simak 9 Formasi, Syarat, Jadwal, dan Link Pendaftaran
Apa Itu Longevity? Gaya...
Apa Itu Longevity? Gaya Hidup Sehat yang Mulai Tren di Indonesia
Berita Terkini
PHK Massal Berisiko...
PHK Massal Berisiko Gerus Kelas Menengah, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Dorong Insentif Dunia Usaha
Menkomdigi Meutya Hafid:...
Menkomdigi Meutya Hafid: 4,7 Juta Akun Anak di TikTok dan YouTube Dinonaktifkan
Tinjau Teknologi Tanam...
Tinjau Teknologi Tanam PM-AAS, Presiden Prabowo Sebut Inovasi Pertanian Revolusioner
Dasco Undang Serikat...
Dasco Undang Serikat Buruh dan Pemerintah Bahas Ancaman PHK
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
KPK Cecar Maruf Cahyono...
KPK Cecar Ma'ruf Cahyono terkait Penerimaan Uang selama Jabat Sekjen MPR
Infografis
Roket Milik Elon Musk...
Roket Milik Elon Musk Kembali Bikin Masalah bagi Penduduk Bumi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved