Fadjroel Rachman Sebut Omnibus Law Didukung Penuh Para Pengusaha
Kamis, 23 Juli 2020 - 17:10 WIB
loading...
Juru Bicara Kepresidenan Fadjroel Rachman menilai, tujuan deregulasi Omnibus Law RUU Cipta Kerja mendapat dukungan penuh dari pengusaha di berbagai bidang. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Juru Bicara Kepresidenan Fadjroel Rachman menilai, tujuan deregulasi di Omnibus Law RUU Cipta Kerja saat ini mendapat dukungan penuh dari pengusaha di berbagai bidang. Hal ini menanggapi hasil survei pelaku usaha mikro, kecil, menengah, dan besar yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia, Kamis (23/7/2020).
(Baca juga: Mengawal Omnibus Law, Mahasiswa Harus Menjadi Mitra Kritis)
"Dari hasil survei ini bisa dikatakan bahwa kebijakan yang saat ini diambil oleh pemerintah terkait perubahan pada organisasi dan regulasi melalui Omnibus Law RUU Cipta Kerja ini didukung penuh para pengusaha," kata Fadjroel saat menjadi penanggap di rilis survei Indikator Politik Indonesia.
Data yang didapatkan oleh Indikator Politik Indonesia mencatat 44% responden yang terdiri pengusaha di tujuh bidang dari empat skala usaha menganggap aturan yang terkait dengan bidang usaha mereka saat ini justru mempersulit kegiatannya.
"Bisa dikatakan kebijakan yang saat ini diambil oleh pemerintah, memang menyasar hal tersebut dan bisa berpengaruh pada dukungan terhadap Omnibus Law RUU Cipta Kerja. Terutama oleh para pengusaha mikro kecil dan menengah," ucap Fadjroel melanjutkan.
(Baca juga: Mengawal Omnibus Law, Mahasiswa Harus Menjadi Mitra Kritis)
"Dari hasil survei ini bisa dikatakan bahwa kebijakan yang saat ini diambil oleh pemerintah terkait perubahan pada organisasi dan regulasi melalui Omnibus Law RUU Cipta Kerja ini didukung penuh para pengusaha," kata Fadjroel saat menjadi penanggap di rilis survei Indikator Politik Indonesia.
Data yang didapatkan oleh Indikator Politik Indonesia mencatat 44% responden yang terdiri pengusaha di tujuh bidang dari empat skala usaha menganggap aturan yang terkait dengan bidang usaha mereka saat ini justru mempersulit kegiatannya.
"Bisa dikatakan kebijakan yang saat ini diambil oleh pemerintah, memang menyasar hal tersebut dan bisa berpengaruh pada dukungan terhadap Omnibus Law RUU Cipta Kerja. Terutama oleh para pengusaha mikro kecil dan menengah," ucap Fadjroel melanjutkan.
Lihat Juga :