Rapuhnya Keadilan dan Kesatria Jawa

Senin, 20 Februari 2023 - 16:36 WIB
loading...
Rapuhnya Keadilan dan...
Bambang Asrini Widjanarko. Foto/Istimewa
A A A
Bambang Asrini Widjanarko
Pemerhati isu sosial dan budaya, alumnus Administrasi Negara, FISIP Universitas Jember

HARI Keadilan Sosial Sedunia yang dirayakan bulan ini bertema mengatasi hambatan dan membuka peluang keadilan yang setara. Tapi bagi Indonesia, bagai meniti tangga istana pasir yang berlantai rapuh sewaktu-waktu runtuh.

Negeri ini menahan malu dengan parasnya di mata dunia internasional mendapat skor 38 Indeks Persepsi Korupsi, yang berakibat melorot di level 110 dari 180 negara pada 2022. Seturut transparasi Internasional, "negeri zamrud di katulistiwa" ini terengah-engah turun empat poin setelah 2021, serta terjungkal tajam sejak 1995. Tak ayal Indonesia bisa disandingkan dengan negara terbelakang dan korup semacam Malawi, Gambia, Nepal, dan Sierra Leone.

Meski rasa lara publik terhibur sejenak dengan peristiwa diumumkannya vonis hukuman mati pada Jenderal Polisi yang terbukti menjadi aktor utama pembunuhan; tetap saja kita di ujung tanduk menyoal keadilan sosial.

Korupsi lebih mencipta ketimpangan yang akut, menjauhkan kesetaraan komunal dan merusak mental generasi penerus dalam waktu lama. Akar dari itu adalah tak adanya penghormatan dan kepatuhan pada konstitusi hari ini.

Lembaga legislatif mencoreng parasnya sendiri bulan Februari ini dengan pengesahan Perppu Cipta Kerja yang mengandung pasal kontroversial menurut Mahkamah Konstitusi yang harus direvisi, tetiba menjadi UU melalui rapat paripurna DPR. Dengan demikian, para pemimpin kehilangan integritasnya, sementara pejabatnya tak berkarakter ksatria.

Lamat-lamat kata-kata Kesatria Jawa, Arya Sri Mangkunegoro IV yang termaktub di Serat Wedhatama pada Pupuh I Pangkur bait 06 terngiang-ngiang di telinga: “uripa sapisan rusak, nora mulur nalare ting saluwir, kadi ta guwa kang sirung, sinerang ing maruta, gumarenggeng anggereng anggung gumrunggung, pindha padhane si mudha, prandene paksa kumaki”.

Yang artinya, hidup sekali saja berantakan, tak berkembang pola pikirnya dan karut-marut. Umpama gua gelap menyeramkan, diembus angin suaranya gemuruh menggeram, berdengung seperti halnya watak muda masih pula berlagak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
Apakah Pengadilan Tengah...
Apakah Pengadilan Tengah Mengadili Metode Berpikir dr Tifa dan Roy Suryo?
Perubahan UU Pemilu:...
Perubahan UU Pemilu: Membangun Sistem Pemilu yang Demokratis, Berkeadilan, dan Berintegritas
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Dokter Tifa dan Roy...
Dokter Tifa dan Roy Suryo: Ujian bagi Kebangkitan Intelektual Publik?
Ekonomi Piala Dunia...
Ekonomi Piala Dunia dan Problem Institusi di Indonesia
Doa Bersama Tragedi...
Doa Bersama Tragedi KM 50 Tol Japek, PUI: Keadilan Tak Boleh Kedaluwarsa
Gubernur Sherly Pastikan...
Gubernur Sherly Pastikan Akses Keadilan Telah Melewati Batas Kota dan Masuk ke Desa
10 Alasan Selandia Baru...
10 Alasan Selandia Baru Dianggap sebagai Negara Paling Islami di Dunia
Rekomendasi
KIKO dan LOLA Siap Sapa...
KIKO dan LOLA Siap Sapa Penggemar di Pollux Mall Cikarang, Gratis!
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
Berita Terkini
Yusril Berkunjung ke...
Yusril Berkunjung ke MUI Malam Ini, Jelaskan Penangkapan WNA Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad
KPK Panggil 4 Tersangka...
KPK Panggil 4 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Jatim
Pakar Minta Polisi Objektif...
Pakar Minta Polisi Objektif Usut Dugaan Penghinaan Terhadap Jurnalis
Penanganan Dugaan Kasus...
Penanganan Dugaan Kasus Febrie Adriansyah Jadi Ujian Independensi Penegak Hukum
Anak Ferdy Sambo Ikut...
Anak Ferdy Sambo Ikut Dilantik Presiden Prabowo Jadi Perwira Polri di Istana
Prabowo Lantik Donny...
Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia dan Yos Sunitiyoso Wagub URI
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved