DPR Minta Pemerintah Prioritaskan Pembiayaan Industri Strategis
Minggu, 23 Juni 2024 - 18:15 WIB
Salah satu industri strategis yang saat ini sedang terbelit masalah keuangan adalah PT Krakatau Steel Tbk (KRAS). Langkah penyelamatan perusahaan membutuhkan dukungan dari para pihak agar KRAS tetap bisa menjalankan bisnis inti industri baja yang memiliki dampak multiplier luas.
Berdasarkan laporan keuangan tahun 2023, PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) mengalami kerugian sebesar Rp2,03 triliun.
Kondisi industri strategis ini juga menjadi perhatian dari Presiden terpilih Prabowo Subianto melalui anggota Dewan Pakar TKN Drajad Wibowo yang menyatakan Prabowo akan menyusun ulang peta jalan BUMN strategis Indonesia.
“Pemerintah baik di sisa masa bakti Presiden Jokowi maupun ketika Prabowo memimpin perlu menyusun ulang peta jalan BUMN strategis Indonesia. Kenapa? Salah satu alasannya karena Prabowo sangat ingin memajukan industri militer kita,” ujar Drajad, Rabu (19/6/2024).
Paradigma bagi BUMN industri strategi tidak bisa berorientasi keuntungan. Hal ini harus berlandaskan pengembangan kapasitas teknologi bangsa dengan koridor efektivitas dan efisiensi biaya.
“Jadi tupoksi BUMN strategis perlu diredefinisi. Mereka harus menguasai inovasi dan teknologi termaju dalam bidangnya, tapi dengan pengawasan dan audit yang ketat terhadap biayanya,” katanya.
Berdasarkan laporan keuangan tahun 2023, PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) mengalami kerugian sebesar Rp2,03 triliun.
Kondisi industri strategis ini juga menjadi perhatian dari Presiden terpilih Prabowo Subianto melalui anggota Dewan Pakar TKN Drajad Wibowo yang menyatakan Prabowo akan menyusun ulang peta jalan BUMN strategis Indonesia.
“Pemerintah baik di sisa masa bakti Presiden Jokowi maupun ketika Prabowo memimpin perlu menyusun ulang peta jalan BUMN strategis Indonesia. Kenapa? Salah satu alasannya karena Prabowo sangat ingin memajukan industri militer kita,” ujar Drajad, Rabu (19/6/2024).
Paradigma bagi BUMN industri strategi tidak bisa berorientasi keuntungan. Hal ini harus berlandaskan pengembangan kapasitas teknologi bangsa dengan koridor efektivitas dan efisiensi biaya.
“Jadi tupoksi BUMN strategis perlu diredefinisi. Mereka harus menguasai inovasi dan teknologi termaju dalam bidangnya, tapi dengan pengawasan dan audit yang ketat terhadap biayanya,” katanya.
(jon)
Lihat Juga :