Hari Ini KPK Klaim Siap Penuhi Undangan Komisi III DPR
Senin, 11 September 2017 - 09:09 WIB
Hari Ini KPK Klaim Siap Penuhi Undangan Komisi III DPR
A
A
A
JAKARTA - Setelah tidak menghadiri undangan pada pekan lalu, Komisi III DPR menjadwalkan ulang agenda rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), siang nanti.
"Kami berencana datang hari ini untuk menghormati tugas komisi III DPR sebagai mitra kerja KPK," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Senin (11/9/2017).
Febri menyatakan, pimpinan KPK Akan menghadiri undangan RDP dari Komisi III. Namun dia tidak merincikan siapa saja nama pimpinan yang akan ke Senayan.
Ada sejumlah persiapan yang telah dilakukan KPK jelang RDP ini. Di antaranya materi seputar pelaksanaan tugas penindakan, pencegahan, perlindungan saksi, hingga koordinasi dan supervisi KPK.
"Selain itu materi pengelolaan barang sitaan dan rampasan serta pengelolaan alat bukti," imbuh Febri.
(Baca juga: DPR Permasalahkan Surat KPK Terkait Penjadwalan Ulang Rapat)
Sebelumnya, terkait ketidakhadiran KPK dalam RDP di komisi III, sikap pimpinan KPK terhadap DPR dipertanyakan.
"Secara kelembagaan, bagi kami, rasa hormati pimpinan KPK terhadap DPR itu entah masih tersisa atau tidak. Yang harus dihormati itu lembaganya, bukan orang perorang di DPR," kata anggota Komisi III Arsul Sani saat dihubungi, Kamis 7 September 2017.
Sebelumnya, KPK menyatakan ketidakhadiran di RDP karena sejumlah komisioner tengah bertugas di luar kota. Arsul mengatakan, bila pimpinan KPK ada tugas di luar kota hendaknya berkomunikasi dengan Komisi III untuk mengundur jadwal RDP.
Komunikasi, kata Arsul, penting dilakukan sebagai bentuk saling menghormati antar lembaga negara. "Itulah makna saling menghormati," kata politikus PPP ini.
"Kami berencana datang hari ini untuk menghormati tugas komisi III DPR sebagai mitra kerja KPK," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Senin (11/9/2017).
Febri menyatakan, pimpinan KPK Akan menghadiri undangan RDP dari Komisi III. Namun dia tidak merincikan siapa saja nama pimpinan yang akan ke Senayan.
Ada sejumlah persiapan yang telah dilakukan KPK jelang RDP ini. Di antaranya materi seputar pelaksanaan tugas penindakan, pencegahan, perlindungan saksi, hingga koordinasi dan supervisi KPK.
"Selain itu materi pengelolaan barang sitaan dan rampasan serta pengelolaan alat bukti," imbuh Febri.
(Baca juga: DPR Permasalahkan Surat KPK Terkait Penjadwalan Ulang Rapat)
Sebelumnya, terkait ketidakhadiran KPK dalam RDP di komisi III, sikap pimpinan KPK terhadap DPR dipertanyakan.
"Secara kelembagaan, bagi kami, rasa hormati pimpinan KPK terhadap DPR itu entah masih tersisa atau tidak. Yang harus dihormati itu lembaganya, bukan orang perorang di DPR," kata anggota Komisi III Arsul Sani saat dihubungi, Kamis 7 September 2017.
Sebelumnya, KPK menyatakan ketidakhadiran di RDP karena sejumlah komisioner tengah bertugas di luar kota. Arsul mengatakan, bila pimpinan KPK ada tugas di luar kota hendaknya berkomunikasi dengan Komisi III untuk mengundur jadwal RDP.
Komunikasi, kata Arsul, penting dilakukan sebagai bentuk saling menghormati antar lembaga negara. "Itulah makna saling menghormati," kata politikus PPP ini.
(maf)