Ketua KPU Siap Buat Pengakuan soal Tuduhan Lecehkan Wanita Emas
Jum'at, 06 Januari 2023 - 07:29 WIB
loading...
Ketua KPU Hasyim Asyari dengan santai mengaku telah menyiapkan jawaban apabila dipanggil untuk menjalani sidang etik di DKPP. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari tak mau ambil pusing soal laporan Ketua Umum Partai Republik Satu Hasnaeni Moein alias Wanita Emas ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Hasyim dilaporkan dengan tuduhan melakukan pelecehan seksual.
Hasyim dengan santai mengaku telah menyiapkan jawaban apabila dipanggil untuk menjalani sidang etik di DKPP.
"Kalau yang urusan Wanita Emas itu, nanti dulu, belum selesai. Nanti kalau saya diadukan itu, dalam sidang itu saya akan buat pengakuan. Pertama yang mulia, saya ini memang bajingan yang mulia," kata Hasyim yang disambut riuh tawa peserta rapat koordinasi bersama KPU Provinsi dan KIP Aceh terkait penataan daerah pilih (Dapil) Pemilihan Umum (Pemilu) di kantornya, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, (5/1/2023).
Baca juga: KPU: Masih Ada 2 Parpol yang Belum Mendaftar ke KPU
"Yang kedua, saya ini ahli maksiat, Yang Mulia. Karena lembaga ini lembaga kehormatan dewan penyelenggara pemilu, hanya boleh mengadili yang memiliki kehormatan. Menurut saya pengadu salah alamat,” imbuh Hasyim.
Hasyim dengan santai mengaku telah menyiapkan jawaban apabila dipanggil untuk menjalani sidang etik di DKPP.
"Kalau yang urusan Wanita Emas itu, nanti dulu, belum selesai. Nanti kalau saya diadukan itu, dalam sidang itu saya akan buat pengakuan. Pertama yang mulia, saya ini memang bajingan yang mulia," kata Hasyim yang disambut riuh tawa peserta rapat koordinasi bersama KPU Provinsi dan KIP Aceh terkait penataan daerah pilih (Dapil) Pemilihan Umum (Pemilu) di kantornya, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, (5/1/2023).
Baca juga: KPU: Masih Ada 2 Parpol yang Belum Mendaftar ke KPU
"Yang kedua, saya ini ahli maksiat, Yang Mulia. Karena lembaga ini lembaga kehormatan dewan penyelenggara pemilu, hanya boleh mengadili yang memiliki kehormatan. Menurut saya pengadu salah alamat,” imbuh Hasyim.
Lihat Juga :