DPR Minta Dilibatkan di CSR BUMN, Ray Rangkuti: Tak Beretika dan Memalukan

Selasa, 07 Juli 2020 - 07:17 WIB
loading...
DPR Minta Dilibatkan...
Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia Ray Rangkuti. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Aksi anggota Komisi VII DPR yang terang-terangan meminta dilibatkan dalam penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) saat rapat dengar pendapat dengan holding BUMN tambang beberapa waktu lalu terus menuai kecaman.

Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia Ray Rangkuti menyatakan, permintaan CSR BUMN untuk dibagi serta oleh anggota DPR sangat memalukan. Menurutnya, hal ini tidak sesuai dengan tugas dan tanggungjawab anggota DPR.

"Martabat DPR seperti direndahkan jadi tukang bagi-bagi CSR BUMN . Sangat tidak patut dan bermartabat. Oleh karena itu, permintaan tersebut harus ditolak," tegas Ray kepada SINDOnews, Selasa (7/7/2020).

(Baca: DPR Minta Klarifikasi Komisi VII Soal Permintaan Pelibatan CSR)

Maka itu, Ray meminta Badan Kehormatan DPR sudah sepatutnya meminta keterangan dari anggota DPR yang secara terbuka meminta dilibatkan dalam penyaluran CSR BUMN tersebut. Menurut dia, permintaan itu jelas dapat mengganggu kemandirian BUMN.

Hal ini disebabkan kondisi BUMN secara umum sudah sulit, maka sebaiknya tidak boleh lagi dibebani oleh permintaan politik yang sama sekali tidak berhubungan dengan penguatan BUMN itu sendiri.

"Di atas itu, ada persoalan yang lebih prinsipil. Yakni makin jauhnya standar moral dan etik anggota DPR. Permintaan dilibatkan dalam menyerahkan CSR itu salah satu contohnya," tutur Ray.

(Baca: Pimpinan DPR Klarifikasi Komisi VII soal Permintaan CSR ke BUMN Tambang)

Ray kemudian mengaitkan dengan situasi ini dengan cara mereka mendapatkan kursi DPR yang lebih diistimewakan misalnya melalui wacana atau usulan kenaikan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT).

Baginya, kenaikan PT itu hanya akan memudahkan partai-partai besar untuk mengekalkan perolehan suara mereka di DPR nantinya. Ia menyebut, tidak ada persaingan ketat dan tidak ada kompetisi yang memastikan mereka untuk benar-benar peduli pada isu publik.

"(permintaan CSR) ini persoalan lebih serius dan subtansial. Oleh karena itu keinginan partai-partai besar menaikan PT itu sebaiknya ditolak bersama," kata mantan aktivis 98 itu.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Menggugat Ilusi Kapitalisme...
Menggugat Ilusi Kapitalisme Negara
Serikat Pekerja Dukung...
Serikat Pekerja Dukung Restrukturisasi BUMN tapi Harus Hindari PHK
KPK Dalami Peruntukan...
KPK Dalami Peruntukan Dana CSR terkait Kasus Maidi
Eks Dirut Inhutani V...
Eks Dirut Inhutani V Divonis 4 Tahun Penjara, Hal Memberatkan karena Merusak Integritas BUMN
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Rekomendasi
Begini Hasil Pertemuan...
Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
Dirut Himbara Dikumpulin...
Dirut Himbara Dikumpulin Dasco Bersama Mensesneg, Bahas Apa?
Berita Terkini
Barang Bukti OTT Bupati...
Barang Bukti OTT Bupati Muara Enim, Uang Tunai hingga Rekening Senilai Rp2 M
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Muara Enim Edison dan 3 Orang Lainnya Tersangka Suap dan Gratifikasi
Nadiem Berharap Divonis...
Nadiem Berharap Divonis Bebas Murni di Kasus Chromebook
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU Polri Jadi UU
YLBHI Desak Polda Metro...
YLBHI Desak Polda Metro Jaya Naikkan Status Perkara Andrie Yunus
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved