Pimpinan DPR Klarifikasi Komisi VII soal Permintaan CSR ke BUMN Tambang
Jum'at, 03 Juli 2020 - 14:27 WIB
loading...
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad. Foto/dok.dpr
A
A
A
JAKARTA - Pimpinan DPR menegaskan akan melakukan klarifikasi terhadap Komisi VII DPR yang disebut meminta dilibatkan dalam pembahasan dana CSR (corporate social responsibility) kepada perusahaan tambang pelat merah. Hal ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Holding Industri Pertambangan BUMN, Mind ID Kamis, (2/7) kemarin.
“Ya kami sudah dengar berita yang berkembang di masyarakat dan juga jadi agak kontroversi soal itu. Oleh karena itu, pimpinan dpr pada hari senin depan akan meminta klarifikasi kepada pimpinan Komisi VII untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi pada saat rapat tersebut,” kata Wakil Ketua DPR Koordinator Ekonomi dan Keuangan Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (3/7/2020).
(Baca: Cecarannya Soal Utang Dipotong, Anggota Komisi VII Usir Bos MIND ID)
Menurut Dacso, pimpinan DPR akan meminta klarifikasi kepada Komisi VII DPR pada Senin (6/7) mendatang. Dia menegaskan bahwa proses klarifikasi itu akan dilakukan secara terbuka dan transparan kepada publik dan media.
“Klarifikasi itu juga tidak sembunyi-sembunyi, silahkan kalau media nanti, jadi jadwalnya atau pun kita akan transparan kepada media,” ujarnya.
“Ya kami sudah dengar berita yang berkembang di masyarakat dan juga jadi agak kontroversi soal itu. Oleh karena itu, pimpinan dpr pada hari senin depan akan meminta klarifikasi kepada pimpinan Komisi VII untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi pada saat rapat tersebut,” kata Wakil Ketua DPR Koordinator Ekonomi dan Keuangan Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (3/7/2020).
(Baca: Cecarannya Soal Utang Dipotong, Anggota Komisi VII Usir Bos MIND ID)
Menurut Dacso, pimpinan DPR akan meminta klarifikasi kepada Komisi VII DPR pada Senin (6/7) mendatang. Dia menegaskan bahwa proses klarifikasi itu akan dilakukan secara terbuka dan transparan kepada publik dan media.
“Klarifikasi itu juga tidak sembunyi-sembunyi, silahkan kalau media nanti, jadi jadwalnya atau pun kita akan transparan kepada media,” ujarnya.
Lihat Juga :