BP2MI Gelar Doa Bersama Lintas Agama untuk Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan
Senin, 03 Oktober 2022 - 21:01 WIB
loading...
Kepala BP2MI Benny Rhamdani menggelar doa bersama lintas agama untuk korban tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menggelar doa bersama lintas agama untuk korban tragedi Stadion Kanjuruhan , Malang, Jawa Timur.
Duka cita yang dibungkus dalam lantun doa ini diselenggarakan di Kantor BP2MI Pusat, dan dibacakan bergantian, lintas agama. Doa bersama dipimpin oleh perwakilan lintas agama yang ada di lingkungan BP2MI, yang terdiri dari perwakilan agama Islam, Katolik, Kristen, dan Hindu.
Kepala BP2MI Benny Rhamdani mengatakan tragedi ini bukan hanya tragedi sepakbola di Tanah Air, tapi juga tragedi kemanusiaan.
Baca juga: 17 Anak Meninggal Dunia dalam Tragedi Kanjuruhan
"Siapa pun yang mencintai sepak bola harus ikut memutus siklus kekerasan yang menumbangkan nyawa. Sudah terlalu banyak ibu-ibu yang menanggung beban, mau berapa nyawa lagi yang harus terbuang percuma? Bukan kejayaan yang dirayakan di atas tangisan. Tak ada kebanggaan yang boleh tegak di atas nisan," kata Benny.
Benny berharap sepak bola dapat menjadi sajian olah raga yang dinikmati dengan baik dan menyenangkan. "Apa yang terjadi dan dialami anak-anak bangsa, ratusan kehilangan nyawa di Stadion Kanjuruhan, Malang bisa terjadi kepada kita semua. Sehingga hari ini BP2MI dan jajaran menyelenggarakan doa bersama lintas agama," jelas Benny.
Baca juga: Daftar 9 Polisi yang Dicopot Buntut Tragedi Kanjuruhan, Danyon hingga Danton
Duka cita yang dibungkus dalam lantun doa ini diselenggarakan di Kantor BP2MI Pusat, dan dibacakan bergantian, lintas agama. Doa bersama dipimpin oleh perwakilan lintas agama yang ada di lingkungan BP2MI, yang terdiri dari perwakilan agama Islam, Katolik, Kristen, dan Hindu.
Kepala BP2MI Benny Rhamdani mengatakan tragedi ini bukan hanya tragedi sepakbola di Tanah Air, tapi juga tragedi kemanusiaan.
Baca juga: 17 Anak Meninggal Dunia dalam Tragedi Kanjuruhan
"Siapa pun yang mencintai sepak bola harus ikut memutus siklus kekerasan yang menumbangkan nyawa. Sudah terlalu banyak ibu-ibu yang menanggung beban, mau berapa nyawa lagi yang harus terbuang percuma? Bukan kejayaan yang dirayakan di atas tangisan. Tak ada kebanggaan yang boleh tegak di atas nisan," kata Benny.
Benny berharap sepak bola dapat menjadi sajian olah raga yang dinikmati dengan baik dan menyenangkan. "Apa yang terjadi dan dialami anak-anak bangsa, ratusan kehilangan nyawa di Stadion Kanjuruhan, Malang bisa terjadi kepada kita semua. Sehingga hari ini BP2MI dan jajaran menyelenggarakan doa bersama lintas agama," jelas Benny.
Baca juga: Daftar 9 Polisi yang Dicopot Buntut Tragedi Kanjuruhan, Danyon hingga Danton
Lihat Juga :