Perpusnas Gelar Pelatihan Kewirausahaan Kopi
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 13:00 WIB
loading...
Sekitar 750 orang yang berasal dari Kupang, Toraja, Samarinda, dan Denpasar serta Jabodetabek mengikuti program kewirausahaan kopi yang diselenggarakan Perpusnas. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Sekitar 750 orang yang berasal dari Kupang, Toraja, Samarinda, dan Denpasar serta Jabodetabek mengikuti program kewirausahaan kopi yang diselenggarakan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) .
Perpusnas bertekad melakukan transformasi menjadi institusi yang memiliki peran signifikan, terutama dalam upaya ikut meningkatkan kemampuan masyarakat agar dapat mengubah kualitas hidup menjadi lebih baik menuju kesejahteraan. Program ini juga menjadi salah satu bentuk peran serta Perpusnas mempromosikan kopi Indonesia di pasar global. Baca juga: Perpusnas Dorong Transformasi Perpustakaan Menuju Ekosistem Digital Nasional
Program-program literasi terapan dan inklusif pemberdayaan masyarakat pada usaha kopi asli nusantara (Kopi Preneur) berbasis sosial ini, bertujuan memberikan pelatihan kepada masyarakat yang ingin mengembangkan bisnis kuliner kopi.
Kepala Pusat Jasa Informasi Perpustakaan dan Pengelolaan Naskah Nusantara, Agus Sutoyo menjelaskan program pelatihan ini berupa pelatihan dasar kewirausahaan tentang konsep dan strategi usaha/bisnis produk minuman kopi. Selain para peserta juga diberi pelatihan dasar berupa pelatihan mengenai kopi, teknik seduh manual, mengenai espresso, produk turunan espresso, minuman kekinian, dan seminar kewirausahaan.
"Lewat pelatihan ini, kita harapkan tercipta agen-agen literasi yang dapat meneruskan kegiatan literasi kopi ini kepada masyarakat luas," ujar Agus saat membuka secara resmi program kewirausahaan kopi bertajuk Literasi Terapan Usaha Kopi Nusantara seperti dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu (1/9/2022).
Perpusnas bertekad melakukan transformasi menjadi institusi yang memiliki peran signifikan, terutama dalam upaya ikut meningkatkan kemampuan masyarakat agar dapat mengubah kualitas hidup menjadi lebih baik menuju kesejahteraan. Program ini juga menjadi salah satu bentuk peran serta Perpusnas mempromosikan kopi Indonesia di pasar global. Baca juga: Perpusnas Dorong Transformasi Perpustakaan Menuju Ekosistem Digital Nasional
Program-program literasi terapan dan inklusif pemberdayaan masyarakat pada usaha kopi asli nusantara (Kopi Preneur) berbasis sosial ini, bertujuan memberikan pelatihan kepada masyarakat yang ingin mengembangkan bisnis kuliner kopi.
Kepala Pusat Jasa Informasi Perpustakaan dan Pengelolaan Naskah Nusantara, Agus Sutoyo menjelaskan program pelatihan ini berupa pelatihan dasar kewirausahaan tentang konsep dan strategi usaha/bisnis produk minuman kopi. Selain para peserta juga diberi pelatihan dasar berupa pelatihan mengenai kopi, teknik seduh manual, mengenai espresso, produk turunan espresso, minuman kekinian, dan seminar kewirausahaan.
"Lewat pelatihan ini, kita harapkan tercipta agen-agen literasi yang dapat meneruskan kegiatan literasi kopi ini kepada masyarakat luas," ujar Agus saat membuka secara resmi program kewirausahaan kopi bertajuk Literasi Terapan Usaha Kopi Nusantara seperti dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu (1/9/2022).
Lihat Juga :