Paradoks Identitas Digital

Jum'at, 03 Juli 2020 - 15:56 WIB
loading...
A A A
Maknanya telah digunakan secara sosial. Namun demikian, ini tak menghilangkan watak kemanasukaan simbol, lewat interaksi di ruang dan waktu yang beda, simbol dapat bergeser maknanya. Lewat telah terbekukannya makna, lanjut Mead, manusia mengenali 3 hal: pertama identifikasi dirinya, self.

Kedua, makna simbol beserta penggunaan lazimnya, mind. Dan ketiga, lingkungan sosial tempat seseorang berinteraksi, society.

Pembentukan ketiganya berlangsung simultan, nyaris tanpa batas tegas di tiap-tiap bagiannya. Saat pembentukan identitas diri misalnya, seseorang yang berinteraksi dengan orang lain dengan memanfaatkan simbol, akan memperoleh respon dari pihak lainnya.

Hari ini, saya yang memakai baju batik berlengan panjang, ketika masuk di suatu ruangan, memperoleh tanggapan sesisi ruangan, “Wah tumben, nampak resmi sekali. Ada acara hajatan rupanya. Gitu dong keren, tampil resmi. Respon itu sangat beda saat saya berpakaian casual. Tak ada yang menanggapi, mencibir atau memuji. Biasa-biasa saja.

Makna simbolik dari dua cara berpakaian itu adalah, dengan batik berlengan panjang ada kekaguman, sebab saya tampil di luar kebiasaan. Lontaran berikutnya menunjukkan dukungan untuk sering-sering tampil dengan batik berlengan panjang, karena keren. Sedangkan ketika tampil casual, nampak tak ada yang istimewa dari saya.

Di hari-hari sebelumnya, terinteraksi memang saya bukan orang yang suka berpakaian resmi. Identitas diri saya adalah manusia dengan pakaian casual. Ketika tampil formal, seakan bukan identitas saya yang biasa. Walaupun berpakaian formal tak ditolak society, namun diri dengan pakaian casual yang lebih biasa diterima. Inilah self dalam proses pembentukannya yang sederhana.

Dalam interaksi yang berlangsung di ruang-ruang digital, pembentukan identitas diri terjadi dalam proses produksi, distribusi dan konsumsi konten. Konten yang dipertukarkan sebagai posting dan menuai komentar, adalah simbol. Ini, sesuai pikiran Mead, yang juga akan menghasilkan makna yang diterima sosial. Wujudnya self, mind dan society. Identik yang terjadi di ruang analog.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Ujian Kapasitas Negara,...
Ujian Kapasitas Negara, Bukan Sekadar Kasus Korupsi
Menata Demokrasi Produktif...
Menata Demokrasi Produktif untuk Kesejahteraan Lintas Generasi
Transformasi Standar...
Transformasi Standar Nasional dan Akreditasi Pendidikan Tinggi: Kebutuhan untuk Wujudkan Merdeka Belajar
Ini Strategi Public...
Ini Strategi Public Relations Jaga Reputasi Perusahaan
Tasawuf dan Ketiadaan
Tasawuf dan Ketiadaan
Rekomendasi
Richard Lee Resmi Dilimpahkan...
Richard Lee Resmi Dilimpahkan ke Kejati Banten, Tinggal Tunggu Jadwal Sidang Perdana
Timnas Indonesia Hancurkan...
Timnas Indonesia Hancurkan Oman 3-0
Negara Mayoritas Islam...
Negara Mayoritas Islam Ini Sangkal Jadi Markas Pasukan Elite Israel untuk Perang Melawan Iran
Berita Terkini
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Kasus Dadan Cs, Saut...
Kasus Dadan Cs, Saut Situmorang: Semua hingga Eselon Terkecil Harus Bertanggung Jawab
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Sahroni: Urusin HAM Saja
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Infografis
Pajak Digital Tembus...
Pajak Digital Tembus Rp26,75 Triliun, Kripto Sumbang Rp838,56 M
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved