Legalisasi Ganja Harus Hati-Hati

Rabu, 06 Juli 2022 - 17:14 WIB
loading...
Legalisasi Ganja Harus...
Jika benar ganja untuk kebutuhan medis ini nanti menjadi legal, maka pengawasan di lapangan menuntut kerja-kerja yang makin ektraketat agar tidak terjadi penyalahgunaan. (KORAN SINDO/Wawan Bastian)
A A A
ISU pemanfaatan ganja untuk pengobatan kian mengemuka. Pemerintah melalui pernyataan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bahkan kian memberi ruang adanya legalisasi pemanfaatan ganja ini secara terbatas, nyakni khusus untuk medis atau riset.

Agar legalisasi ganja kian kuat, Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin pun mendorong Majelis Ulama Indonesia (MUI) melakukan kajian secara matang. Harapannya tentu dari perspektif keagamaan ada dasar hukum yang makin kokoh.

Sebenarnya perlunya ganja dilegalkan demi membantu kebutuhan medis merupakan wacana lama. Termasuk bagi MUI dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sendiri, sangat mungkin jauh-jauh hari sudah mendiskusikan berulangkali dalam rangka merespons isu ganja ini.

Tentu hal yang wajar pula banyak pro dan kontra di dalamnya. Dalam bingkai hukum, setiap regulasi sejatinya hasil kompromi atas situasi dan kondisi yang ada di tengah masyarakat. Kompromi itu juga muara dari pembahasan mendalam baik dari kalangan sarjana maupun, legislatif, yudikatif dan pihak terkait lainnya.

Dengan dasar pemahaman inilah, kita semua setidaknya diajak lebih berhati-hati sekaligus bijak dalam merespons rencana legalisasi ganja untuk kebutuhan medis ini. Hati-hati bisa dimaknai dengan menyiapkan dasar pemikiran yang komprehensif, baik dilihat dari kebutuhan medis, perspektif keagamaan, sosial, hukum dalam lain sebagainya. Di sisi lain, publik juga saatnya bijak dengan mengedepankan sisi rasional dan faktual.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Vinski Tower & Celltech...
Vinski Tower & Celltech Stem Cell Centre Masuk Top 10 One Stop Stem Cell Center Dunia
IHEX 2026 di Tangerang...
IHEX 2026 di Tangerang Dorong Sertifikasi Rumah Sakit Syariah yang Inklusif
Tangkap Istri dan Anak...
Tangkap Istri dan Anak Bandar Narkoba Koh Erwin, Polisi Sita Rumah hingga Kendaraan
Hinca Usulkan Maluku...
Hinca Usulkan Maluku Jadi Kawasan Ekonomi Khusus Ganja Medis: Supaya Tidak Gelap, Ya Dibuat Terang
Indonesia Perkuat Kerja...
Indonesia Perkuat Kerja Sama Global di Sidang CND Ke-69 Wina
BNN Gerebek Pabrik Etomidate...
BNN Gerebek Pabrik Etomidate di Apartemen Kawasan Sudirman Beromzet Rp18 Miliar, 2 WNA Ditangkap
Inflasi Medis Picu Kenaikan...
Inflasi Medis Picu Kenaikan Biaya Kesehatan, Allianz Ingatkan Pentingnya Proteksi Jangka Panjang
Kasat Resnarkoba Polres...
Kasat Resnarkoba Polres Kukar Ditangkap Terkait Kasus Narkotika
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Rekomendasi
Sejumlah GOR di Jakarta...
Sejumlah GOR di Jakarta Disiapkan untuk Warga Nobar Piala Dunia 2026
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Visa Ditolak, Thomas...
Visa Ditolak, Thomas Partey Absen Bela Ghana Lawan Panama di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Menhan Jepang Temui...
Menhan Jepang Temui Presiden Prabowo di Kertanegara, Penguatan Kerja Sama Pertahanan Dibahas
Kritik Menggema Jelang...
Kritik Menggema Jelang Muktamar, Warga NU Depok Soroti Tata Kelola PBNU
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
MBG Perlu Dilanjutkan...
MBG Perlu Dilanjutkan dengan Evaluasi, Perbaikan Tata Kelola, dan Efisiensi Anggaran
Demonstrasi Ketidakpastian...
Demonstrasi Ketidakpastian Hukum dalam Penanganan Perkara dr Tifa dan Roy Suryo pada Polemik Ijazah Joko Widodo
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Pengamat UGM: Tak Bisa Ditahan Lagi Pemerintah
Infografis
5 Manfaat Salat Tarawih...
5 Manfaat Salat Tarawih bagi Kesehatan yang Harus Diketahui
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved