Judi Online Jadi Masalah Kesehatan Global seperti Narkotika
Sabtu, 30 November 2024 - 19:00 WIB
loading...
Ketua Umum Asosiasi Psikologi Forensik Indonesia, Nael Sumampouw menilai paparan judi online (judol) merupakan masalah kesehatan global yang serius seperti halnya zat adiksi, baik penyalahgunaan narkoba maupun rokok. FOTO ILUSTRASI/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Asosiasi Psikologi Forensik Indonesia, Nael Sumampouw menilai paparan judi online (judol) merupakan masalah kesehatan global yang serius seperti halnya zat adiksi, baik penyalahgunaan narkoba maupun rokok. Hal itu merujuk publikasi di bidang kesehatan global yang dirilis oleh Lancet beberapa waktu lalu.
Menurut Nael, masalah judol ini tak hanya dilanda oleh Indonesia, melainkan secara global.
"Masalah terkait judi online ini sebagai suatu masalah kesehatan global yang sama seriusnya dengan ketika kita membahas misalnya penyalahgunaan, tobacco atau tembakau, dan juga terkait dengan alkohol atau adiksi napza. Jadi ini sesuatu hal yang serius," kata Nael dalam forum Polemik Trijaya FM bertajuk "Judi Online Anak Muda dan Kita," yang disiarkan di YouTube Trijayafm, Sabtu (30/11/2024).
Ia menjelaskan permasalahan judol menjadi serius lantaran turut menyasar anak muda yang berpotensi bisa produktif. Apalagi, kata Nael, judol ini masuk ke kalangan anak muda melalui game.
"Kenapa kemudian masuknya melalui game? Karena kita tahu bahwa game itu adalah salah satu sarana yang sering dipakai oleh individu untuk keluar atau mengatasi situasi sulit kehidupannya. Cara mengatasi stres salah satunya adalah main game," kata Nael.
Menurutnya, judol menjadi sarana individu yang paling mudah untuk mengalihkan masalah hidup. Apalagi, kata dia, bila individu itu tidak punya pekerjaan, tidak ada dukungan sosial, ditambah secara psikologis kerap merasa bosan atau jenuh.
Menurut Nael, masalah judol ini tak hanya dilanda oleh Indonesia, melainkan secara global.
"Masalah terkait judi online ini sebagai suatu masalah kesehatan global yang sama seriusnya dengan ketika kita membahas misalnya penyalahgunaan, tobacco atau tembakau, dan juga terkait dengan alkohol atau adiksi napza. Jadi ini sesuatu hal yang serius," kata Nael dalam forum Polemik Trijaya FM bertajuk "Judi Online Anak Muda dan Kita," yang disiarkan di YouTube Trijayafm, Sabtu (30/11/2024).
Ia menjelaskan permasalahan judol menjadi serius lantaran turut menyasar anak muda yang berpotensi bisa produktif. Apalagi, kata Nael, judol ini masuk ke kalangan anak muda melalui game.
"Kenapa kemudian masuknya melalui game? Karena kita tahu bahwa game itu adalah salah satu sarana yang sering dipakai oleh individu untuk keluar atau mengatasi situasi sulit kehidupannya. Cara mengatasi stres salah satunya adalah main game," kata Nael.
Menurutnya, judol menjadi sarana individu yang paling mudah untuk mengalihkan masalah hidup. Apalagi, kata dia, bila individu itu tidak punya pekerjaan, tidak ada dukungan sosial, ditambah secara psikologis kerap merasa bosan atau jenuh.
Lihat Juga :