Menjaga Utang Negara Tetap Prudent dan Produktif

Rabu, 22 Juni 2022 - 16:24 WIB
loading...
Menjaga Utang Negara...
Wahyu Utomo (Foto: Ist)
A A A
Wahyu Utomo
Plt Kepala Pusat Kebijakan APBN, Badan Kebijakan Fiskal, Kemenkeu

PANDEMI semakin membuka fakta bahwa APBN memiliki peran yang sangat vital dalam perekonomian. Tidak hanya di Indonesia, tapi juga di semua negara. Saat ini, di tengah situasi perekonomian global yang masih serbatidak menentu, APBN masih menjadi salah satu instrumen terpenting untuk menjaga arah pemulihan ekonomi nasional. APBN tidak hanya berperan dalam menstimulasi perekonomian, tapi juga bekerja keras untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan peran APBN yang sedemikian penting, wajar apabila pemerintah secara konsisten menjaga APBN agar tetap sehat. Melalui berbagai reformasi fiskal, pemerintah ingin terus berupaya untuk meningkatkan kualitas APBN, baik dari sisi pendapatan, kualitas belanja, dan inovasi pembiayaan. Di tengah upaya reformasi fiskal yang terus dilakukan, berbagai tantangan kembali hadir. Salah satunya adalah masih terbatasnya pendapatan negara untuk memenuhi kebutuhan pembangunan. Untuk itu, pemerintah memilih jalan dengan mencari pembiayaan yang salah satunya bersumber dari utang.

Secara teoritis, utang merupakan suatu hal yang wajar dan umum dalam praktik kebijakan keuangan negara. Menurut IMF, hanya ada satu negara yang terbebas dari utang, yakni Macao SAR. Bahkan, Brunei Darusalam yang selama ini dikenal sebagai salah satu negara paling kaya di dunia, tercatat memiliki utang pemerintah sebesar 3,2% dari PDB. Untuk negara dengan porsi utang terbesar terhadap PDB, Jepang sedang memimpin klasemen sementara, yaitu sebesar 266,2% PDB.
Dalam konteks ini, utang menjadi instrumen fiskal yang mempunyai nilai strategis untuk mengantarkan terwujudnya kesejahteraan. Namun demikian pilihan kebijakan utang juga membawa konsekuensi risiko yang perlu dikendalikan.

Sejalan dengan hal tersebut, maka pengelolaan utang harus senantiasa memenuhi 3 prinsip utama, yaitu utang sesuai kebutuhan, utang sesuai kemampuan membayar, dan utang yang diarahkan untuk kegiatan produktif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BNPB Tarik Utang Luar...
BNPB Tarik Utang Luar Negeri Rp949 Miliar Buat Alat Deteksi Gempa dan Tsunami
Pushati Trisakti Soroti...
Pushati Trisakti Soroti Penyelesaian Utang Negara
Pemerintah Diminta Moratorium...
Pemerintah Diminta Moratorium Pembayaran Bunga OR BLBI
Bos Jalan Tol Jusuf...
Bos Jalan Tol Jusuf Hamka Datang ke Rumah Mahfud MD, Bahas Utang Negara
Terkait Utang Negara...
Terkait Utang Negara ke Jusuf Hamka, Mahfud MD: Ndak Usah Buru-buru
Partai Garuda Minta...
Partai Garuda Minta Serangan Politik soal Utang Negara Dihentikan
Terancam Bangkrut? 27...
Terancam Bangkrut? 27 Negara Panik Amankan Dana Darurat Bank Dunia
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.658 Triliun di Kuartal I-2026
Utang Dunia Tembus Rekor...
Utang Dunia Tembus Rekor Gila Rp6.168 Kuadriliun! Investor Mulai Buang AS?
Rekomendasi
MNC University Bersama...
MNC University Bersama Kedutaan Kuba dan Espanolindo Gelar Movie Screening & Photo Exhibition
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Berita Terkini
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Mashum: NU juga Butuh Tata Krama
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved