Hoaks dan Defisit Kesalehan Digital

Rabu, 11 Mei 2022 - 20:50 WIB
loading...
A A A
Penyebaran berita bohong, terlebih dengan tema agama, merupakan tindakan yang sangat berlawanan dengan nilai-nilai keadaban publik dan kesalihan digital. Sungguh menjadi sebuah absurditas yang sulit dinalar jika hoaks dengan tema keagamaan masih marak terjadi di negeri paling “religius” seperti Indonesia. Pertanyaannya adalah, “quo-vadis” kesalihan digital?

Ibadah puasa di bulan Ramadhan yang dilakukan oleh ummat Muslim sejatinya merupakan ritual tahunan yang bertujuan untuk meningkatkan nilai-nilai keadaban publik dimaksud. Artinya, pembuatan berita palsu yang disebarkan di dunia maya menjadi indikator kegagalan ibadah puasa di bulan Ramadhan bagi si pelakunya. Rasulullah SAW dalam sebuah hadisnya menyebut pelaku kejahatan yang demikian dengan sebutan “al-muflis” (bangkrut).

Ketika ditanya siapakah “al-muflis” itu, Nabi menjawab: “Sesungguhnya orang yang bangkrut dari ummatku adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan membawa pahala shalat, puasa dan zakat, namun ia juga datang dengan membawa dosa berupa makian pada orang lain, memfitnah orang lain, menumpahkan darah orang lain dan mendzalimi orang lain. Lalu diberikanlah pada mereka sebagian pahala kebaikannya. Ketika kebaikannya sudah habis padahal dosanya belum terselesaikan, maka diambillah dosa-dosa mereka itu semua dan ditimpakan kepada dirinya. Kemudian dia dihempaskan ke dalam neraka” (HR Muslim).

Hadis tersebut menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara kesalehan individual dan kesalehan publik (termasuk kesalehan digital) dalam setiap ibadah. Dengan berakhirnya Ramadhan dan perayaan Iedul Fitri, semoga ibadah puasa kita berdampak secara signifikan terhadap meningkatnya kesalihan publik kita agar terhindar dari kebangkrutan hakiki (al-muflis). Semoga!
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tantangan Tata Kelola...
Tantangan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Ketahanan Nasional
Kritik Baru terhadap...
Kritik Baru terhadap Putusan Arbitrase Laut China Selatan: Perspektif Realisme
Satu Dekade Laut China...
Satu Dekade Laut China Selatan: Stabilitas Kawasan Ketimbang Kontestasi
Iran, Teokrasi Islam...
Iran, Teokrasi Islam dan Pelajaran bagi Dunia Islam
TNI di Kejaksaan: Antara...
TNI di Kejaksaan: Antara Persepsi Backing, Kepastian Hukum, dan Konsolidasi Negara
Meraih Hak Pemajakan...
Meraih Hak Pemajakan Indonesia melalui Implementasi PPh Digital Asing yang Sederhana
Transformasi Standar...
Transformasi Standar Nasional dan Akreditasi Pendidikan Tinggi: Kebutuhan untuk Wujudkan Merdeka Belajar
Ini Strategi Public...
Ini Strategi Public Relations Jaga Reputasi Perusahaan
Tasawuf dan Ketiadaan
Tasawuf dan Ketiadaan
Rekomendasi
Resmi, Pertamina Turunkan...
Resmi, Pertamina Turunkan Harga LPG Bright Gas Mulai 14 Juli
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tembus Rp8.030 Triliun di Akhir Mei 2026
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Berita Terkini
Menhut Dinilai Punya...
Menhut Dinilai Punya Peran Sentral dalam Menjaga Kredibilitas Karbon Hutan
Sidang Banding Nadiem...
Sidang Banding Nadiem Makarim Digelar 5 Agustus 2026
Menaker: Pemerintah...
Menaker: Pemerintah Komitmen Cegah PHK dengan Berbagai Program Nyata
Update! 36 Kapolda Se-Indonesia...
Update! 36 Kapolda Se-Indonesia usai Pelantikan oleh Kapolri Juli 2026, Ini Nama-namanya
Korban Penipuan Haji...
Korban Penipuan Haji Ilegal Capai 3.550 Orang, DPR Desak Kemenhaj Perkuat Pengawasan
Profil Irjen Totok Suharyanto,...
Profil Irjen Totok Suharyanto, Kakortastipidkor Polri yang Ungkap Megakorupsi Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved