Khawatir Disusupi Agenda Penundaan Pemilu, Mayoritas Publik Tolak Amendemen UUD 45

Rabu, 27 April 2022 - 18:36 WIB
loading...
Khawatir Disusupi Agenda...
khawatir disusupi agenda penundaan pemilu, mayoritas publik menolak amendemen UUD 1945. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dalam survei nasional Indikator Publik Nasional (IPN) yang bertajuk “Sosok Pemimpin di Mata Publik Jelang Pemilu 2024”, mayoritas responden mengatakan amendemen Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 45) tidak perlu dilakukan, karena khawatir disusupi agenda penundaan Pemilu 2024.

"Terkait isu utama di bidang politik, 69,3% publik berpendapat, bahwa amendemen UUD 1945 tidak perlu dilakukan. Hal ini ditunjukkan melalui ada sebagian publik atau 46,4% tidak yakin dan 27,3% ragu amendemen tidak akan menyinggung penambahan masa jabatan presiden," kata peneliti senior IPN Ike Sihotang secara daring, Rabu (27/4/2022).

Baca juga: Gerindra Pastikan Tak Akan Amendemen UUD 1945 Periode Ini

Ike memaparkan, publik beranggapan Presiden masih tersandera, di mana hanya 31,3% publik yang yakin Jokowi menolak wacana penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden. Sementara, 30,3% publik ragu dan 28,3% tidak yakin dengan sikap Jokowi, karena mayoritas atau 67,5% memandang Presiden tidak tegas menolak wacana penundaan Pemilu 2024 sekaligus perpanjangan masa jabatan Presiden. ”Demikian juga dengan Parpol, 43,3% publik masih ragu dengan sikap konsisten parpol yang menolak penundaan Pemilu 2024," sambungnya.

Baca juga: Hidayat Nur Wahid: Tak Ada Satu Pun Anggota MPR yang Usulkan Amendemen UUD 45
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bertemu Megawati, Jimly:...
Bertemu Megawati, Jimly: Banyak Topik Pembahasan, Salah Satunya Reformasi Polri
Berikan Buku Amendemen...
Berikan Buku Amendemen UUD ke Megawati, Jimly: Usai Urus Polisi, Kita Benahi yang Lain
Ketua MPR: Kita Tidak...
Ketua MPR: Kita Tidak Mengunci Rapat Kemungkinan Amendemen UUD 1945
Ketua MPR Sangkal Isu...
Ketua MPR Sangkal Isu Masa Jabatan Presiden Bakal Diubah Menjadi 8 Tahun
Ketua MPR: Amendemen...
Ketua MPR: Amendemen UUD Bukan Solusi Instan untuk Setiap Masalah
Tanggapi Video Hasto...
Tanggapi Video Hasto soal Tiga Periode Presiden, Bahlil: Jangan Diputar Kaset Rusak!
Incar 3 Periode, Trump:...
Incar 3 Periode, Trump: Saya Tidak Bercanda
Jelang Purnatugas, Presiden...
Jelang Purnatugas, Presiden Jokowi Pamit ke Masyarakat Sumut
Masuki Tahun Politik,...
Masuki Tahun Politik, Bara JP Tetap Dukung Jokowi Sebagai Presiden
Rekomendasi
Solusi Tagihan dan Konsumsi...
Solusi Tagihan dan Konsumsi Token Listrik Makin Berasa, Ini Cara Cepat Lebih Hemat dari ShopeePay
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
Ayat-ayat Istimewa Surat...
Ayat-ayat Istimewa Surat Al Baqarah : Mengapa Ayat 255 Disebut Ayat Kursi?
Berita Terkini
DJP Libatkan Babinsa...
DJP Libatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Wajib Pajak, DPR: Jangan Ada Kesan Menakut-nakuti
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran...
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran Etik KPU Terkait Pencalonan Jokowi sebagai Kepala Daerah dan Presiden
Gelar Festival Literasi...
Gelar Festival Literasi Islam, Kemenag: Ada Wakaf Al Qur'an dan Cek Kesehatan Gratis
Polda Metro Mulai Selidiki...
Polda Metro Mulai Selidiki Laporan PWI Terhadap Hotman Paris soal Ucapan Lu Punya Otak Gak? ke Wartawan
57% Generasi Produktif...
57% Generasi Produktif di Pemilu 2029, Perindo Dorong Sinergi KPU dan Partai Perkuat Pendidikan Pemilih
9 Anggota KPI Pusat...
9 Anggota KPI Pusat 2026-2029 Pilihan DPR RI, Ini Daftar Namanya
Infografis
Riwayat Pendidikan Ahmad...
Riwayat Pendidikan Ahmad Sahroni, Anggota DPR yang Jadi Sorotan Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved