Puasa Tanpa Tekanan

Jum'at, 08 April 2022 - 10:25 WIB
loading...
A A A
Sebetulnya zaman saat ini sudah dengan teknologi kompor gas, bukan menyalakan api dengan gas atau kayu bakar, maka mempersiapkan sahur lebih nyaman. Perkembangan teknologi meringankan puasa.

Penderitaan menyalakan kayu bakar tidak lagi terjadi seperti lima puluh tahun lalu. Penderitaan membersihkan sumbu kompor minyak tanah itu era yang sudah berlalu. Sekarang di seluruh penjuru tanah air saat sahur, ibu-ibu atau bapak-bapak hanya memutar knop kompor gas elpiji. Menyiapkan sahur untuk keluarga lebih ringan.

Sore hari berbuka dengan delivery food. Begini bisa dilakukan dengan jasa aplikasi di telepon genggam. Pesan makanan tradisional atau makanan cepat saji Amerika, Jepang, Korea, atau masak sendiri, semua lebih mudah.

Masak sendiri pun bahan-bahan sudah ada. Mungkin makna puasa dengan penuh perjuangan sudah tidak lagi relevan dalam era IT 4.0 ini. Puasa penuh dengan kemudahan.

Di siang hari, mereka yang bekerja di kantor juga dengan suhu yang bisa diatur. Ruangan kantor penuh dengan AC. Pepergian dengan mobil atau motor. Itu jauh lebih ringan.

Bayangkan zaman seribu lima ratus tahun yang lalu, orang berpuasa di padang pasir berjalan kaki, naik kuda, atau onta. Dua ratus tahun lalu saja di Nusantara, orang-orang berjalan kaki atau naik kuda, walaupun panasnya suhu tropis tidak sekejam Jazirah Arab atau provinsi Hijaz. Berpuasa di udara tropis lebih ringan.

Dengan kondisi ini, maka puasa kita tanpa tekanan. Tanpa halangan yang berat berarti puasa lebih tenang. Tanpa tekanan publik, kehidupan nasional juga lebih kondusif untuk perkembangan ekonomi, politik, sosial, budaya, seni dan pendidikan. Mari berpuasa yang nyaman dan menyamankan semuanya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NU, Antara Tradisi Pesantren,...
NU, Antara Tradisi Pesantren, Profesionalisme Organisasi, dan Kemandirian Ekonomi
Status Quo Jabatan Fungsional...
Status Quo Jabatan Fungsional ASN
Makna Pemakaman Ayatollah...
Makna Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei
Transformasi Strategis...
Transformasi Strategis Memasuki Era Quantum Globalisasi 2.0
Analisa Hukum Putusan...
Analisa Hukum Putusan Perkara Nadiem Makarim
HUT Bhayangkara: Mampukah...
HUT Bhayangkara: Mampukah Polri Melindungi Kritik Tanpa Mengkriminalisasi Warga?
PB IKA PMII dan LAZ...
PB IKA PMII dan LAZ Gerakin Berbagi Sahur untuk Manusia Gerobak dan Ojol di Jakarta
10 Negara yang Mengurangi...
10 Negara yang Mengurangi Jam Kerja Saat Ramadan, dari Uni Emirat Arab hingga Eropa
Hari Pertama Puasa 2026...
Hari Pertama Puasa 2026 Siswa Masuk Sekolah? Ini Jadwal Pembelajaran Resmi Pemerintah
Rekomendasi
Fokus Tumbuh Berkelanjutan,...
Fokus Tumbuh Berkelanjutan, Pegadaian Perkuat Strategi Lewat Sales Town Hall 2026
Swiss vs Argentina:...
Swiss vs Argentina: Bayangan Hantu Trauma 2014
Generasi Muda Diingatkan...
Generasi Muda Diingatkan Bijak Gunakan Gadget dan Media Sosial, Jangan Abaikan Kewajiban
Berita Terkini
Legislator PKB Dukung...
Legislator PKB Dukung Danantara Bongkar Dugaan Fraud Bertahun-tahun di Pos Indonesia
Penggugat Ijazah Jokowi...
Penggugat Ijazah Jokowi Minta 9 Tergugat Akui Salah dan Minta Maaf
Kejagung Tahan 3 Tersangka...
Kejagung Tahan 3 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tata Kelola Pertambangan Nonlogam
Ucapan Yang Mulia Takut...
Ucapan Yang Mulia Takut Ya Berbuntut Panjang, 2 Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi
Prabowo dan Modi Resmikan...
Prabowo dan Modi Resmikan Kerja Sama Indonesia-India untuk Konservasi Candi Prambanan
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Roy Suryo Jilid 2 Digelar di PN Jaksel 10 Juli 2026
Infografis
5 Manfaat Makan Kurma...
5 Manfaat Makan Kurma Saat Sahur dan Buka Puasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved