Pasang Surut Industri Manufaktur

Kamis, 18 Juni 2020 - 04:27 WIB
loading...
A A A
Kelangkaan bahan baku tersebut membuat harga bahan baku semakin tinggi, meskipun ada pasokan yang berasal dari impor. Industri manufaktur belum menunjukkan tanda-tanda akan segera bangkit. Industri manufaktur juga terpengaruh upaya menghentikan penyebaran penyakit virus korona yang dilakukan dengan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Industri tentu masih khawatir tentang kelebihan kapasitas sehingga memutuskan untuk mengurangi produksi dan mengurangi jumlah karyawan.

Banyak pula pelaku industri padat karya seperti industri sepatu yang gulung tikar lantaran penjualannya turun tajam. Mayoritas perusahaan sektor ini bahkan diperkirakan hanya mampu mempertahankan bisnisnya tanpa melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) selama tiga bulan.

Industri lain yang terhantam cukup parah adalah industri daur ulang plastik. Dengan utilisasi produksi hanya mencapai 30-40% karena menurunnya permintaan pasar, baik dalam negeri maupun ekspor. Kondisi tersebut berdampak pada 120.000 tenaga kerja langsung dan 3,3 juta pemulung sebagai pekerja informal pendukung sektor industri daur ulang plastik.

Diperkirakan 63.000 tenaga kerja langsung di sektor ini industri ini telah dirumahkan. Ditambah lagi pelarangan penggunaan kantong belanja plastik sekali pakai oleh beberapa pemerintah daerah, sudah berdampak pada menurunnya permintaan bahan baku daur ulang untuk produksi kantong plastik dan ketersediaan bahan baku daur ulang.

Untuk dapat bertahan dari kondisi tersebut, industri daur ulang plastik nasional tentu butuh dukungan nyata dari pemerintah. Karenanya, perlu langkah strategis dan kebijakan yang tepat dari pemerintah agar industri manufaktur nasional bisa bertahan mengarungi gelombang pandemi yang belum jelas kapan akan berakhir ini.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Grounded Garuda dari...
Grounded Garuda dari Haji, Mungkinkah?
Pertarungan Final Prancis...
Pertarungan Final Prancis Vs Jerman Berebut Kapal Selam Indonesia
Pelajaran Berarti dari...
Pelajaran Berarti dari Kertajati
Latihan Gabungan Militer...
Latihan Gabungan Militer dan Diplomasi Pertahanan
ASEAN Benteng Stabilitas...
ASEAN Benteng Stabilitas Indo-Pasifik
Antara Telur dan Tembakau
Antara Telur dan Tembakau
Menanti BBM Turun Harga
Menanti BBM Turun Harga
Rekomendasi
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
Ini Menu Sarapan Terbaik...
Ini Menu Sarapan Terbaik sebelum Olahraga, Pisang dan Ubi Cilembu Juaranya
Berita Terkini
KPK Segel Rumah Wamen...
KPK Segel Rumah Wamen Imipas Silmy Karim
Dadan Hindayana Cs Tersangka...
Dadan Hindayana Cs Tersangka Korupsi, Politikus PDIP Sebut Bolak-balik Singgung Kelemahan Tata Kelola MBG
Wamen Imipas Silmy Karim...
Wamen Imipas Silmy Karim Tersangka Kasus Pemerasan Ratusan Miliar
Silmy Karim dan 7 Orang...
Silmy Karim dan 7 Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Pengurusan Dokumen Keimigrasian
Silmy Karim Ditahan...
Silmy Karim Ditahan KPK, Jabatan Wamen Imipas Segera Dicopot?
Silmy Karim dan Dadan...
Silmy Karim dan Dadan Hindayana Terjerat Korupsi, Istana Hormati Proses Hukum
Infografis
Pj Gubernur DKI Jakarta...
Pj Gubernur DKI Jakarta Perintahkan Pasang CCTV RTH Tubagus Angke
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved