Pasang Surut Industri Manufaktur

Kamis, 18 Juni 2020 - 04:27 WIB
loading...
Pasang Surut Industri...
Semua sektor penggerak perekonomian nasional terhantam pandemi Covid-19. Tak terkecuali dengan industri manufaktur yang padat modal dan padat karya. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
SEMUA sektor penggerak perekonomian nasional terhantam pandemi Covid-19. Tak terkecuali industri manufaktur yang padat modal dan padat karya. Sejumlah industri manufaktor mengalami penurunan utilitas hingga separuh saat kondisi normal. Bahkan, rapor merah ada di industri automotif yang anjlok hingga 90% selama dua bulan sejak wabah virus korona ditetapkan sebagai pandemi.

Kondisi tersebut, tecermin melalui Purchasing Manager’s Index (PMI) manufaktur Indonesia yang turun pada April 2020 hingga menyentuh angka 27,5, meskipun kemudian naik menjadi pada level 28,6 pada Mei. Turunnya utilitas industri hingga 50% menyebabkan merosotnya indeks PMI manufaktur Indonesia.

Hal ini imbas dari merosotnya daya beli masyarakat, di mana masyarakat lebih fokus pada kesehatan sehingga secara otomatis industri melakukan penyesuaian. Kondisi itu juga diperparah dengan adanya beban impor serta tekanan kurs yang masih bergejolak.

Pemerintah telah memetakan sejumlah sektor industri yang terdampak pandemi Covid-19. Dari hasil pemetaan, terdapat tiga kelompok besar, yaitu industri yang suffer, moderat, dan high demand. Pemerintah berkomitmen untuk mencari jalan keluar terbaik agar industri yang terdampak berat tetap dapat bertahan. Namun, dampak yang dirasakan oleh industri manufaktur tak boleh dianggap remeh.

Sebab, industri manufaktur menyerap ratusan ribu tenaga kerja domestik. Jika industri ini tidak mendapat perhatian serius, lambat laun daya saing akan turun sehingga memberikan dampak tidak baik terhadap perekonomian nasional. Sektor industri memiliki peran strategis dalam memberikan kontribusi yang cukup besar bagi perekonomian nasional.

Aktivitas industri memberikan peningkatan nilai tambah bahan baku dalam negeri, meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal, serta menambah penerimaan devisa negara. Ada beberapa sektor industri yang memberikan kontribusi besar terhadap capaian ekspor nasional. Di antaranya industri makanan, logam dasar, kimia, industri pakaian, dan industri kertas.

Sejumlah tantangan berat dihadapi oleh industri manufaktur nasional. Di antaranya gangguan pada rantai pasok (supply chain) yang berimbas pada keterlambatan pengiriman kepada konsumen. Selain itu, pasokan bahan baku baik domestik maupun impor masih terkendala, sehingga membuat kegiatan produksi ikut terganggu. Dari segi biaya produksi, industri manufaktur nasional menanggung kenaikan biaya cukup tinggi sebagai imbas melemahnya rupiah dan minimnya pasokan bahan baku.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Grounded Garuda dari...
Grounded Garuda dari Haji, Mungkinkah?
Pertarungan Final Prancis...
Pertarungan Final Prancis Vs Jerman Berebut Kapal Selam Indonesia
Pelajaran Berarti dari...
Pelajaran Berarti dari Kertajati
Latihan Gabungan Militer...
Latihan Gabungan Militer dan Diplomasi Pertahanan
ASEAN Benteng Stabilitas...
ASEAN Benteng Stabilitas Indo-Pasifik
Antara Telur dan Tembakau
Antara Telur dan Tembakau
Menanti BBM Turun Harga
Menanti BBM Turun Harga
Rekomendasi
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
3 Kali Jadi Korban Hacker,...
3 Kali Jadi Korban Hacker, Akun Instagram Wardatina Mawa Diretas Lagi
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Berita Terkini
Wamen Imipas Silmy Karim...
Wamen Imipas Silmy Karim Tersangka Kasus Pemerasan Ratusan Miliar
Silmy Karim dan 7 Orang...
Silmy Karim dan 7 Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Pengurusan Dokumen Keimigrasian
Silmy Karim Ditahan...
Silmy Karim Ditahan KPK, Jabatan Wamen Imipas Segera Dicopot?
Silmy Karim dan Dadan...
Silmy Karim dan Dadan Hindayana Terjerat Korupsi, Istana Hormati Proses Hukum
Balada Silmy Karim,...
Balada Silmy Karim, dari Pindad, Krakatau Steel, Dirjen Imigrasi, Wamen Imipas, dan Pakai Rompi KPK
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Infografis
Industri Perbankan China...
Industri Perbankan China Memburuk, 40 Bank bangkrut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved