Soal Surat Panggilan KPK, Demokrat Pasang Badan untuk Andi Arief
Senin, 28 Maret 2022 - 20:04 WIB
loading...
Koordinator Jubir Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menegaskan Andi Arief memang belum menerima surat pemanggilan dari KPK. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) mengagendakan pemeriksaan Kepala Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat Andi Arief . Aktivis 98 itu hendak diperiksa sebagai saksi dugaan korupsi pengadaan barang jasa serta perizinan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur.
Andi Arief sampai detik ini merasa belum menerima surat panggilan dari KPK. Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Demokrat Herzaky Mahendra Putra pun pasang badan. Dia menegaskan kader partainya itu memang belum menerima surat pemanggilan apa pun dari KPK.
Demokrat dan kadernya, kata Herzaky, siap memenuhi panggilan KPK jika memang dilakukan berlandaskan aturan hukum yang berlaku dan diperlukan untuk memperjelas kasus hukum yang sedang ditangani.
"Terkait dengan pemberitaan pemanggilan KPK kepada salah satu kader kami yang disebarkan oleh Jubir KPK, sampai dengan saat ini kader kami belum menerima surat panggilan tersebut," tutur Herzaky, Senin (28/3/2022).
Baca juga: Diancam Andi Arief, KPK Pastikan Sudah Kirim Surat Panggilan Pemeriksaan
Koordinator Juru Bicara Demokrat tersebut menyampaikan pihaknya menyambut baik semua upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan dengan benar, adil, dan sesuai dengan aturan hukum. Akan tetapi dia meminta bukan karena dugaan menggoreng isu apalagi jika mengandung motivasi politis tertentu.
"Kita harus mendukung KPK melakukan tugasnya untuk menegakkan hukum, tanpa adanya intervensi politik ataupun muatan politik. Tentunya bukan panggilan sekadar untuk menggoreng isu, apalagi jika ada motivasi politik. Kalau ini yang terjadi, kredibilitas KPK menjadi taruhannya," ujarnya.
Andi Arief sampai detik ini merasa belum menerima surat panggilan dari KPK. Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Demokrat Herzaky Mahendra Putra pun pasang badan. Dia menegaskan kader partainya itu memang belum menerima surat pemanggilan apa pun dari KPK.
Demokrat dan kadernya, kata Herzaky, siap memenuhi panggilan KPK jika memang dilakukan berlandaskan aturan hukum yang berlaku dan diperlukan untuk memperjelas kasus hukum yang sedang ditangani.
"Terkait dengan pemberitaan pemanggilan KPK kepada salah satu kader kami yang disebarkan oleh Jubir KPK, sampai dengan saat ini kader kami belum menerima surat panggilan tersebut," tutur Herzaky, Senin (28/3/2022).
Baca juga: Diancam Andi Arief, KPK Pastikan Sudah Kirim Surat Panggilan Pemeriksaan
Koordinator Juru Bicara Demokrat tersebut menyampaikan pihaknya menyambut baik semua upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan dengan benar, adil, dan sesuai dengan aturan hukum. Akan tetapi dia meminta bukan karena dugaan menggoreng isu apalagi jika mengandung motivasi politis tertentu.
"Kita harus mendukung KPK melakukan tugasnya untuk menegakkan hukum, tanpa adanya intervensi politik ataupun muatan politik. Tentunya bukan panggilan sekadar untuk menggoreng isu, apalagi jika ada motivasi politik. Kalau ini yang terjadi, kredibilitas KPK menjadi taruhannya," ujarnya.
Lihat Juga :