Omicron Meningkat, Masyarakat Diminta Tunda Liburan ke Luar Negeri
Jum'at, 21 Januari 2022 - 14:51 WIB
loading...
Anggota Komisi IX DPR Edy Wuryanto berpendapat bahwa imbauan pemerintah agar masyarakat tidak bepergian ke luar negeri sudah tepat sebagai upaya mencegah penularan Omicron. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Masyarakat diminta agar menunda liburan ke luar negeri untuk mencegah penularan virus Omicron . Pasalnya, sebagian besar kasus positif Covid-19 varian Omicron di Indonesia saat ini merupakan penularan dari luar negeri.
Anggota Komisi IX DPR Edy Wuryanto berpendapat bahwa imbauan pemerintah agar masyarakat tidak bepergian ke luar negeri sudah tepat sebagai upaya mencegah penularan Omicron. "Masyarakat harus paham, kalau berkunjung karena ingin refreshing, ditunda dulu lah. Refreshing bukan persoalan penting," ujar Edy Wuryanto, Jumat (21/1/2022).
Lagipula, tanpa harus ke luar negeri, masyarakat masih bisa liburan. "Saya mengimbau kepada masyarakat, tahan dululah ya karena kita paham betul transmisi ini kebanyakan di negara-negara seperti Turki, Amerika, Malaysia, Singapura. Ini negara-negara yang memang tercatat transmisinya tinggi," katanya.
Baca juga: Omicron di Indonesia Tembus 1.078 Kasus, Pasien Boleh Isolasi Mandiri
Anggota Komisi IX DPR Edy Wuryanto berpendapat bahwa imbauan pemerintah agar masyarakat tidak bepergian ke luar negeri sudah tepat sebagai upaya mencegah penularan Omicron. "Masyarakat harus paham, kalau berkunjung karena ingin refreshing, ditunda dulu lah. Refreshing bukan persoalan penting," ujar Edy Wuryanto, Jumat (21/1/2022).
Lagipula, tanpa harus ke luar negeri, masyarakat masih bisa liburan. "Saya mengimbau kepada masyarakat, tahan dululah ya karena kita paham betul transmisi ini kebanyakan di negara-negara seperti Turki, Amerika, Malaysia, Singapura. Ini negara-negara yang memang tercatat transmisinya tinggi," katanya.
Baca juga: Omicron di Indonesia Tembus 1.078 Kasus, Pasien Boleh Isolasi Mandiri
Lihat Juga :