Adaptasi Kerangka Perubahan Perilaku untuk Akselerasi Vaksinasi Lansia dan Disabilitas

Jum'at, 31 Desember 2021 - 09:46 WIB
loading...
A A A
Kita tidak bisa dengan mudah menyalahkan aspek personal bila seseorang tidak bersedia menerima vaksin. Proses penerimaan vaksin membutuhkan proses perubahan perilaku yang mencakup aspek kognitif dan emosi, yang keduanya saling mempengaruhi dalam proses seseorang mengambil keputusan. Aspek kognitif meliputi bagaimana informasi diperoleh, diproses, dan dimengerti oleh penerima pesan. Apakah sudah tersedia informasi yang ramah bagi lansia dan penyandang disabilitas yang mengalami disabilitas fisik, atau intelektual, maupun sensori? Apakah layanan vaksinasi sudah ramah bagi lansia dan penyandang disabilitas?

Inggris melakukan intervensi kesehatan masyarakat menggunakan COM-B, Capability Opportunity Motivation- Behavior. Kerangka Behavior Change Wheel – BCW memilih intervensi edukasi, persuasi, insentifikasi, koersi, restriksi, pelatihan, modifikasi lingkungan, percontohan atau permudahan dalam implementasi program kesehatan masyarakat. Sementara European Centre for Disease Prevention and Control (ECDC) mengeluarkan panduan 5C, confidence, constraint, complacency, calculation, dan collective responsibility, sebagai upaya meningkatkan penerimaan vaksin Covid-19. Indonesia, menurut saya, perlu mengadaptasi teori perubahan perilaku untuk mendorong penerimaan vaksin dari kelompok lansia dan penyandang disabilitas.

Komunikasi Risiko bagi Perubahan Perilaku
Belajar dari metode perubahan perilaku yang disampaikan sebelumnya, kita dapat menyusun strategi yang diarahkan untuk menghilangkan hambatan akses dan pemahaman lansia dan penyandang disabilitas terhadap informasi.

Pertama, informasi dibuat dengan bahasa yang mudah dipahami orang dengan kemampuan kognitif yang rendah, disesuaikan secara khusus untuk disabilitas netra dan tuli, serta relevan dengan konteks lokal. Namun demikian, informasi tetap wajib berbasis bukti untuk mengatasi misinformasi dan disinformasi.

Kedua, strategi komunikasi risiko perlu condong pada aspek psikososial. Kepercayaan bahwa vaksinasi akan melindungi orang lain dan merupakan kewajiban moral untuk berbuat baik merupakan empati yang dapat digaungkan. Indonesia sebagai negara yang beragama dan berjiwa gotong royong, memiliki modal kuat dalam mengedepankan aspek perbuatan baik.

Ketiga, merancang secara khusus berbagai media dan kemasan informasi yang menyasar para lansia dengan penurunan fungsi kognitif atau orang dengan disabilitas intelektual. Ragam informasi seputar vaksin dengan mengadaptasi pesan perubahan perilaku, misalnya, dapat dikombinasikan dengan kontras dan besar huruf yang berbeda untuk ditujukan kepada disabilitas netra atau low vision.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Smartwatch AI, Kala...
Smartwatch AI, Kala Algoritma Mulai Membentuk Cara Kita Menilai Diri
Masalah Perampasan Aset...
Masalah Perampasan Aset Tindak Pidana
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
Apakah Pengadilan Tengah...
Apakah Pengadilan Tengah Mengadili Metode Berpikir dr Tifa dan Roy Suryo?
Perubahan UU Pemilu:...
Perubahan UU Pemilu: Membangun Sistem Pemilu yang Demokratis, Berkeadilan, dan Berintegritas
Peserta Penmaba Jalur...
Peserta Penmaba Jalur Disabilitas UNJ 2026 Meningkat, Ini Jurusan Favoritnya
Transformasi KAI Hadirkan...
Transformasi KAI Hadirkan Pengalaman Perjalanan Setara bagi Perempuan, Lansia, dan Disabilitas
Pemberdayaan Inklusif...
Pemberdayaan Inklusif Jadi Kunci, Penyandang Disabilitas Dibekali Keterampilan Siap Kerja
Rekomendasi
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
BNPP dan Pemkab Kepulauan...
BNPP dan Pemkab Kepulauan Meranti Percepat Pemerataan Pembangunan Kawasan Perbatasan
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Berita Terkini
Kenapa Febrie Adriansyah...
Kenapa Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK? Kejagung Ungkap Alasannya
Presiden PKS: Olahraga...
Presiden PKS: Olahraga Jadi Jembatan Pembangunan Mental Generasi Muda
Jumhur Dapat Wisdom...
Jumhur Dapat Wisdom dari Sri Sultan HB X: Kita Harus Mengayomi Alam Lingkungan
Tak Pakai Rompi Tahanan,...
Tak Pakai Rompi Tahanan, Febrie Adriansyah Diduga Pegang Kartu As Tawar Proses Hukum
Putusan MK Baru Langkah...
Putusan MK Baru Langkah Awal, IAW Dorong Restitusi Historis Kuota Internet Hangus
Menkum Supratman: Tarif...
Menkum Supratman: Tarif Merek UMKM Tetap dan Pendaftaran Hak Cipta Lagu Gratis
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved