KPU Bakal Rekrut 7 Juta Petugas Pemilu 2024, Maksimal Usia 50 Tahun

Rabu, 22 Desember 2021 - 19:19 WIB
loading...
KPU Bakal Rekrut 7 Juta...
Petugas KPPS 46 Serpong Utara menggunakan hazmat lengkap dengan masker saat melayani pemilih pada Pilkada tangsel di Kompleks Graha Raya, Serpong Utara, Pakujaya, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (9/12/2020). FOTO/DOK.SINDOnews/YORRI FARLI
A A A
JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) akan merekrut 7 juta petugas penyelenggara Pemilu dan Pilkada 2024. Syaratnya, umur maksimal 50 tahun dan telah mendapatkan dua kali suntikan vaksin Covid-19.

Anggota KPU RI, Hasyim Asy'ari mengatakan, pihaknya sedang menyiapkan penyelenggara pemilu yang bersifat adhoc di tingkat kecamatan (Panitia Pemilihan Kecamatan/PPK), desa/kelurahan (Panitia Pemungutan Suara/PPS), TPS (Kelompok Panitia Pemungutan Suara/KPPS), dan juga panitia pemuktahiran data pemilih. Untuk penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada diperkirakan membutuhkan kurang lebih 7 juta orang.

"Untuk itu kami sedang melakukan verifikasi berapa jumlah TPS yang akan kita operasionalkan di Pemilu dan Pilkada 2024. Dari situ kita tahu petugas yang dibutuhkan. Identifikasi kita selama ini membutuhkan 7 juta orang," tambah Hasyim Asy'ari kepada awak media usai kegiatan Refleksi Akhir Tahun 2021 KPU RI, Rabu (22/12/2021).

Baca juga: Menimbang E-Voting dan Pengawasan Pemilu 2024

Berdasarkan pengalaman Pemilu 2019, cukup banyak petugas KPPS yang meninggal dunia akibat kelelahan. Sebagian besar adalah mereka yang berusia di atas 50 tahun dan memiliki penyakit bawaan atau komorbid.

"Oleh karena itu nanti kita pastikan di Pemilu 2024, mereka yang bekerja usia paling tinggi 50 tahun, sudah vaksin dua kali. Kita sudah melaksanakan langkah strategis di KPU Provinsi maupun kabupaten/kota, untuk mengkoordinasikan ini dengan pemprov, pemda, kabupaten/kota untuk meminta informasi warga usia produktif antara 17-50 tahun yang sudah divaksin dua kali," kata Hasyim Asy'ari.

Saat ini KPU RI sedang menghitung kebutuhan Pemilu 2024, termasuk tenaga cadangan jika nanti ada kekurangan. "Tahapan paling awal itu misalkan nanti jadwal Pemilu 2024 dimulai Februari 2024, maka tahapan awal Pemilu itu 20 bulan sebelumnya, yakni Agustus 2022," katanya.

Baca juga: Tak Ada Perubahan UU Pemilu, KPU: PT Tetap Berlaku di Pemilu 2024
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
KPU Ingatkan PPP Tetap...
KPU Ingatkan PPP Tetap Mengacu UU Pemilu dan Parpol saat Daftar Peserta Pemilu
Roy Suryo Tuding Format...
Roy Suryo Tuding Format Ukuran Ijazah Jokowi Berbeda, Ketum Jokman: Ini Sesuatu Hal yang Enggak Masuk Akal
Bonatua Sebut KPU Bakal...
Bonatua Sebut KPU Bakal Buka Ijazah Jokowi ke Publik Pekan Depan
Sidang Bonjowi, KIP...
Sidang Bonjowi, KIP Periksa KPU hingga Polda Metro Jaya
KPU Gelar Rapat usai...
KPU Gelar Rapat usai KIP Kabulkan Gugatan Bonatua soal Ijazah Jokowi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Akan Gugat KPU terkait Ijazah Jokowi
DPD Partai Perindo Jakarta...
DPD Partai Perindo Jakarta Timur dan KPU Bahas Verifikasi Faktual
KPU dan Bawaslu Bahas...
KPU dan Bawaslu Bahas Tantangan Digitalisasi Pemilu Menuju Indonesia Emas
Rekomendasi
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
Berita Terkini
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Infografis
Mulai Januari 2025 Gaji...
Mulai Januari 2025 Gaji Guru Non-ASN Bakal Naik Rp2 Juta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved