New Normal dan Pemulihan Ekonomi

Kamis, 04 Juni 2020 - 04:30 WIB
loading...
A A A
Nilai aktivitas perekonomian hilang hingga Rp316 triliun selama kuartal I 2020 (data Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu). Angka itu diperoleh dari selisih pertumbuhan ekonomi kuartal I 2020 yang tidak mencapai 5% atau hanya terealisasi 2,97%. Tentu tantangan yang dihadapi pemerintah kian berat.

Beruntung, di tengah suramnya perekonomian nasional, masih ada bidang usaha yang masih tumbuh, yakni ekonomi digital. Pemerintah perlu melakukan beragam upaya agar roda perekonomian nasional kembali berputar meskipun Bank Dunia memperkirakan recovery ekonomi di 215 negara yang terdampak pandemi membutuhkan waktu hingga lima tahun.

Namun, dengan kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dengan melibatkan peran aktif masyarakat, proses recovery berpeluang dicapai lebih cepat.

Beberapa langkah yang perlu dilakukan misalnya mem berikan perhatian lebih besar terhadap ketersediaan infrastruktur kesehatan. Dengan ketersediaan sarana dan prasarana kesehatan yang memadai, maka penanganan terhadap masyarakat yang terpapar virus korona akan lebih cepat. Mempertahankan jaring pengaman sosial untuk masyarakat yang pendapatannya terdampak selama pandemi. Pemberian jaring pengaman sosial tersebut akan menjaga konsumsi masyarakat sehingga akan berdampak kepada bergeraknya sektor produksi.

Program pemulihan ekonomi nasional perlu didesain agar memperhatikan juga sektor usaha kecil dan tidak sebatas pada industri berskala besar yang bersifat konglomerasi. Pembukaan aktivitas perekonomian harus dilakukan dengan hati-hati sehingga sektor bisnis, sektor usaha, sektor riil tetap bisa bertahan meskipun dengan aktivitas ekonomi yang terbatas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Grounded Garuda dari...
Grounded Garuda dari Haji, Mungkinkah?
Pertarungan Final Prancis...
Pertarungan Final Prancis Vs Jerman Berebut Kapal Selam Indonesia
Pelajaran Berarti dari...
Pelajaran Berarti dari Kertajati
Latihan Gabungan Militer...
Latihan Gabungan Militer dan Diplomasi Pertahanan
ASEAN Benteng Stabilitas...
ASEAN Benteng Stabilitas Indo-Pasifik
Antara Telur dan Tembakau
Antara Telur dan Tembakau
WHO Warning Angka Kasus...
WHO Warning Angka Kasus Covid-19 Akibat NB.1.8.1Terus Melonjak Cepat
Bunuh Sel Zombie, Ilmuwan...
Bunuh Sel Zombie, Ilmuwan Ungkap Efek Menakutkan Mantan Pasien Covid-19
Keputusan China Akhiri...
Keputusan China Akhiri 'Nol Covid-19' Diduga Picu 1,9 Juta Ekses Kematian
Rekomendasi
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
Berita Terkini
Refly Harun Soroti Putusan...
Refly Harun Soroti Putusan Hakim Praperadilan Roy Suryo: Hak Menggugat Tak Bisa Dibatasi
Presiden Prabowo Pimpin...
Presiden Prabowo Pimpin Upacara Pelantikan Perwira TNI-Polri di Istana Pagi Ini
Panglima TNI Instruksikan...
Panglima TNI Instruksikan Seluruh Prajurit Bantu Penanganan Sampah Nasional
3 Brigjen Pol Dapat...
3 Brigjen Pol Dapat Penugasan Baru ke Itwasum Polri pada Mutasi Juni 2026, Ini Daftar Namanya
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved