New Normal dan Pemulihan Ekonomi

Kamis, 04 Juni 2020 - 04:30 WIB
loading...
New Normal dan Pemulihan...
Foto: Ilustrasi/Dok SINDOnews
A A A
PEMBERLAKUAN new normal atau adaptasi kehidupan baru (AKB) dinanti oleh masyarakat khususnya dunia usaha. Beragam alasan diajukan agar AKB segera dilaksanakan. Hal yang paling utama yakni agar roda perekonomian nasional kembali berputar.

Sejak kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta dua bulan lalu yang kemudian diikuti oleh daerah lain, praktis kegiatan perekonomian terganggu.

Tak hanya sektor konsumsi, tetapi juga sektor industri. Pusat ritel, termasuk mal, di beberapa kota besar ditutup. Juga sektor manufaktur, beberapa pabrik harus mengurangi kegiatan produksinya. Bahkan, ada yang menutup kegiatan operasional pabrik.

Di sektor keuangan, meskipun perbankan diizinkan beroperasi, jumlah transaksi melalui gerai perbankan cenderung menurun. Di industri pariwisata, hotel, restoran, dan tempat wisata di tutup untuk menghentikan penyebaran virus korona (Covid-19).

Sektor transportasi juga melakukan pembatasan operasi, bahkan untuk moda transportasi kereta api antarprovinsi sempat tidak beroperasi. Serangkaian upaya untuk menekan penularan Covid-19 itu tentu membawa dampak signifikan terhadap perekonomian nasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Grounded Garuda dari...
Grounded Garuda dari Haji, Mungkinkah?
Pertarungan Final Prancis...
Pertarungan Final Prancis Vs Jerman Berebut Kapal Selam Indonesia
Pelajaran Berarti dari...
Pelajaran Berarti dari Kertajati
Latihan Gabungan Militer...
Latihan Gabungan Militer dan Diplomasi Pertahanan
ASEAN Benteng Stabilitas...
ASEAN Benteng Stabilitas Indo-Pasifik
Antara Telur dan Tembakau
Antara Telur dan Tembakau
WHO Warning Angka Kasus...
WHO Warning Angka Kasus Covid-19 Akibat NB.1.8.1Terus Melonjak Cepat
Bunuh Sel Zombie, Ilmuwan...
Bunuh Sel Zombie, Ilmuwan Ungkap Efek Menakutkan Mantan Pasien Covid-19
Keputusan China Akhiri...
Keputusan China Akhiri 'Nol Covid-19' Diduga Picu 1,9 Juta Ekses Kematian
Rekomendasi
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
Berita Terkini
Amanat Lengkap Presiden...
Amanat Lengkap Presiden Prabowo di Upacara Prasetya Perwira TNI-Polri Tahun 2026
Jenderal Agus Subiyanto...
Jenderal Agus Subiyanto Pastikan TNI Siap Dukung Swasembada Beras
PN Jakarta Selatan Tunda...
PN Jakarta Selatan Tunda Sidang Praperadilan Roy Suryo Jilid 3 Pekan Depan
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Jilid 3 Roy Suryo Digelar di PN Jakarta Selatan Hari Ini
TNI-Polri Harus Profesional,...
TNI-Polri Harus Profesional, Prabowo: Jangan Ada Loyalitas Korps yang Sempit
Pakar Hukum Didit Wijayanto...
Pakar Hukum Didit Wijayanto Sebut Dian Sandi Harusnya Terkena Pasal 32 UU ITE, Bukan Roy Suryo
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved