Genap Setahun Berdiri, Gatot Sebut KAMI Dicurigai sebagai Kelompok Berbahaya

Rabu, 18 Agustus 2021 - 21:48 WIB
loading...
Genap Setahun Berdiri,...
Presidium KAMI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa langkah KAMI yang usianya baru genap satu tahun, tidak selamanya diterima oleh pihak-pihak tertentu. Bahkan, KAMI dicurigai sebagai kelompok berbahaya. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa langkah KAMI yang usianya baru genap satu tahun, tidak selamanya diterima oleh pihak-pihak tertentu. Bahkan, kata Gatot, KAMI dicurigai sebagai kelompok berbahaya.

Hal itu disampaikan Gatot dalam orasi kebangsaannya untuk memperingati HUT ke-1 KAMI dan HUT ke-76 RI yang ditayangkan di kanal YouTube Refly Harun, Rabu (18/8/2021).

"Sudah barang tentu sikap dan langkah KAMI tersebut tidak selamanya diterima oleh pihak-pihak terkait. Namun seperti kita ketahui bersama lebih sering disalahpahami sebagai upaya yang dianggap mengganggu pemerintah. Atau menjadi lucu karena KAMI kemudian dicurigai sebagai kelompok yang berbahaya," ujar Gatot.

Baca juga: Setahun Berdirinya KAMI, Gatot Nurmantyo: Tak Ada Kata Gentar dan Titik Kembali

Akibatnya berbagai bentuk ancaman dan teror dialamatkan kepada aktivis KAMI. Termasuk penangkapan Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat, dan Anton Permana.

Gatot mengatakan, aktivis KAMI di daerah dijadikan kambing hitam atas penolakan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja. Bahkan, mereka dipenjara dalam proses hukum yang sangat dipaksakan.

"Khususnya saya memberi hormat dan simpati yang tinggi atas pengorbanan para pejuang KAMI dan tidak ada pengorbanan yang sia-sia, yakin itu," kata Gatot.

Kendati demikian, Gatot mengaku bahwa para aktivis KAMI telah menyadari segala risiko tersebut. Ia pun mengatakan bahwa perjuangan KAMI sepenuhnya demi Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ryamizard Ryacudu di...
Ryamizard Ryacudu di Mata Gatot Nurmantyo dan Hadi Tjahjanto
Singgung Maju Mundur...
Singgung Maju Mundur Komite Reformasi Polri, Gatot Nurmantyo Bicara Mafia
Menakar Kans Gatot Nurmantyo...
Menakar Kans Gatot Nurmantyo Jadi Menko Polkam
Gatot Nurmantyo Masuk...
Gatot Nurmantyo Masuk Bursa Calon Menko Polkam, Untungkan Prabowo karena Bermasalah dengan Jokowi
Gatot Nurmantyo Dikabarkan...
Gatot Nurmantyo Dikabarkan Masuk Bursa Calon Menko Polkam, Bagaimana Peluangnya?
Gatot Nurmantyo hingga...
Gatot Nurmantyo hingga Busyro Muqoddas Tolak Kriminalisasi Abraham Samad
Adu Pendidikan Gatot...
Adu Pendidikan Gatot Nurmantyo vs Mahfud MD, 2 Nama Kuat Calon Menko Polkam
Adu Pendidikan Gatot...
Adu Pendidikan Gatot Nurmantyo vs Mahfud MD, Calon Menko Polkam
Profil Gatot Nurmantyo,...
Profil Gatot Nurmantyo, Mantan Panglima TNI yang Masuk Bursa Menko Polkam
Rekomendasi
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Prancis di Persimpangan...
Prancis di Persimpangan Mimpi dan Trauma
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Berita Terkini
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Infografis
Gen Z Kelompok Paling...
Gen Z Kelompok Paling Rentan, 52% Pekerja Alami Kelelahan Kerja Kronis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved