Gatot Nurmantyo: TNI Kehilangan Sosok Salim Said
Minggu, 19 Mei 2024 - 14:48 WIB
loading...
Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo memberikan keterangan kepada media usai mensalatkan jenazah di Masjid Al-Akhbar, Jalan Majalah, Cipinang, Jakarta Timur, Minggu (19/5/2024). FOTO/MPI/DANANDAYA ARYA PUTRA
A
A
A
JAKARTA - Akademisi, tokoh pers dan perfilman nasional, Prof Salim Said mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) Sabtu (18/5/2024) pukul 19.33 WIB. Kepergian almarhum meninggalkan luka tersendiri bagi Tentara Nasional Indonesia ( TNI ).
Hal itu diungkapkan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo usai mensalatkan jenazah di Masjid Al-Akhbar, Jalan Majalah, Cipinang, Jakarta Timur, Minggu (19/5/2024). Dia menyebut seluruh aparat TNI menganggap Salim Said adalah guru terbaik semasa hidupnya.
"Almarhum Salim Said adalah guru saya, dosen saya, kemudian beliau merupakan arsip hidup. Oleh karena itu, TNI kehilangan sosok, setiap kolonel di TNI pasti pernah jadi murid Beliau," kata Gatot.
"Dan Beliau adalah diplomat, kemudian sastrawan, kemudian tokoh perfilman, tokoh pers, dan penulis. Sangat luar biasa karena kalau dijelaskan, Beliau adalah pelaku sejarah juga sehingga kita kehilangan," sambungnya.
Hal itu diungkapkan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo usai mensalatkan jenazah di Masjid Al-Akhbar, Jalan Majalah, Cipinang, Jakarta Timur, Minggu (19/5/2024). Dia menyebut seluruh aparat TNI menganggap Salim Said adalah guru terbaik semasa hidupnya.
"Almarhum Salim Said adalah guru saya, dosen saya, kemudian beliau merupakan arsip hidup. Oleh karena itu, TNI kehilangan sosok, setiap kolonel di TNI pasti pernah jadi murid Beliau," kata Gatot.
"Dan Beliau adalah diplomat, kemudian sastrawan, kemudian tokoh perfilman, tokoh pers, dan penulis. Sangat luar biasa karena kalau dijelaskan, Beliau adalah pelaku sejarah juga sehingga kita kehilangan," sambungnya.
Lihat Juga :