Pemerintah Disarankan Jangan Paksakan Perpanjang PPKM jika Tak Mampu

Senin, 02 Agustus 2021 - 06:59 WIB
loading...
Pemerintah Disarankan...
Epidemiolog Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman berpendapat, pemerintah harus memastikan dan menunjang kebutuhan masyarakat yang terdampak pandemi. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman berpendapat, pemerintah harus memastikan dan menunjang kebutuhan masyarakat yang terdampak Covid-19 (virus Corona) di Indonesia dengan baik.

Baca juga: Patuhi PPKM, Kementan Tunda Keberangkatan Petani Magang ke Jepang

Hal itu dikatakan Dicky, merespons jika pemerintah kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ) level 4 di Indonesia.

"Kalau mau diteruskan, pertama harus dipertimbangkan adalah ini yang tau pemerintah, ada tidak resources-nya secara finansial untuk mendukung masyarakat, insentif sosial ekonomi ini penting untuk keberhasilan," kata Dicky kepada MNC Portal Indonesia, Senin (2/8/2021).

Baca juga: Kemendagri Sebut Presiden akan Umumkan Status PPKM Besok 2 Agustus

Dicky menyebutkan, PPKM lebih baik tidak dipaksakan terlebih lagi apabila pemerintah tidak bisa memenuhi kebutuhan masyarakat tidak mampu. "Kalau tidak ada, ya jangan dipaksakan. Karena memang sifatnya PPKM ini strategi penguat bukan strategi utama," tuturnya.

Ia berpendapat, pemerintah seharusnya memprioritaskan program-program 3T, 5M dan vaksinasi secara optimal. Baca juga: Jika PPKM Level 4 Diperpanjang, PAN Minta Percepatan Vaksinasi di Daerah Zona Merah

"Jadi kalau itu tidak ada, tidak cukup, pemerintah harus mengejar yang selama ini terabaikan di 3T, isolasi, karantina, 5M itu yang harus dilakukan oleh pemerintah," ujarnya.

Dicky menegaskan, pemerintah harus memprioritaskan strategi utama yakni 3T, 5M dan vaksinasi secara optimal.

"Yang harus dilakukan yakni 3T, 5M dan vaksinasi. Itu yang harus dilakukan dan itu harus komitmen bukan hanya wacana," ujarnya.

Ia menyambut baik peningkatan antusiasme masyarakat yang mengikuti vaksinasi di Indonesia. "Untuk vaksinasi meningkat bagus hampir 2 persen lebih dari sebelumnya di 5,1 persen menjadi 7 persen ini suatu kabar baik ya. Di tengah indikator-indikator masih tinggi ya angka kematian," tutupnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masyarakat Wajib Pertahankan...
Masyarakat Wajib Pertahankan Sanitasi Meski PPKM Berakhir
Wapres Tegaskan Vaksinasi...
Wapres Tegaskan Vaksinasi Covid-19 Jalan Terus Meski PPKM Dicabut
Wapres Tegaskan PeduliLindungi...
Wapres Tegaskan PeduliLindungi Tetap Berlaku meski PPKM Dicabut
Anggota DPR Ungkap Sisi...
Anggota DPR Ungkap Sisi Positif Pencabutan PPKM
PPKM Dicabut, Menag:...
PPKM Dicabut, Menag: Kapasitas Tempat Ibadah Sudah Diperbolehkan 100%
Begini Cara Pemakaian...
Begini Cara Pemakaian Masker Setelah PPKM Dicabut
Kepsek Angkat Bicara...
Kepsek Angkat Bicara Usai Heboh SMKN 3 Wonosari Diduga Tahan Ijazah Siswanya
Konsisten Dukung Program...
Konsisten Dukung Program Pemerintah, SiCepat Raih Penghargaan BAZNAS dan PPKM Award
Ganjar Pranowo Bersyukur...
Ganjar Pranowo Bersyukur Ramadan Tahun Ini Tanpa PPKM
Rekomendasi
Lesti Kejora Dukung...
Lesti Kejora Dukung Rizky Billar Laporkan Akun Penyebar Fitnah Perselingkuhan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Jelang Akhir Pekan,...
Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Memerah di Level 6.161
Berita Terkini
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Ahmad Khozinudin: Kami...
Ahmad Khozinudin: Kami Nyatakan Perang Terbuka secara Hukum Melawan Joko Widodo
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya, Pakar: Untuk Kebutuhan Penyidikan
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Jokowi Janji Bawa Ijazah Asli ke Persidangan
Datangi Polda Metro,...
Datangi Polda Metro, Farhat Abbas Ingin Lihat Langsung Roy Suryo Pakai Rompi Tahanan
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
Infografis
Analis: Israel Omong...
Analis: Israel Omong Besar tapi Tak Mampu Serang Dahsyat Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved