Serikat Pekerja Diimbau Lebih Bijaksana Terkait Omnibus Law RUU Cipta Kerja

Minggu, 19 April 2020 - 13:01 WIB
loading...
Serikat Pekerja Diimbau...
Pemerintah dan DPR mendapat protes dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) terkait pembahasan Omnibus Law RUU Cipta Kerja. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah dan DPR mendapat protes dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) terkait pembahasan Omnibus Law RUU Cipta Kerja. Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan, di tengah pandemi Covid-19 atau virus Corona, bukan waktu yang tepat membahas RUU tersebut. Iqbal pun menyebut pemerintah dan DPR tidak punya hati.

Menanggapi hal itu, Anggota Badan Legislatif DPR RI Firman Soebagyo meminta semua pihak untuk bijaksana dan tidak mempolitisasi pembahasan RUU Cipta Kerja. Menurut anggota Fraksi Partai Golkar tersebut, rancangan undang-undang tersebut bertujuan baik demi kepentingan bangsa dan negara, yakni memperkuat ekonomi nasional, membuka investasi serta menyediakan lapangan kerja yang lebih besar bagi rakyat.

"Jadi semua pihak saya minta jangan berasumsi yang tidak-tidak terkait RUU Cipta Kerja, jangan dijadikan stigma negatif, apalagi dijadikan komoditas politik. Itu tidak baik. RUU ini kan juga telah lama menjadi aspirasi publik, mulai dari akademisi, pegiat koperasi sampai praktisi wirausaha, yang paham bagaimana memperbaiki dan meningkatkan perekonomian kita. Pembahasannya di DPR juga dilakukan terbuka. Secara obyektif, RUU ini adalah angin segar, langkah konkrit dan terobosan yang dapat menjadi insentif dan transformasi pemulihan ekonomi paska Korona," jelas Firman di Jakarta, Minggu (19/4/2020).

(Baca juga: DPR Minta RUU Cipta Kerja Tidak Dipolitisasi)

Firman menjelaskan negara lain yang terkena dampak COVID-19, terutama di sektor ekonomi juga membuat satu kebijakan untuk mendongkrak perekonomiannya. Apalagi perekonomian yang turun terancam berimplikasi pula pada PHK dan penutupan pabrik. Menurutnya, jika Indonesia tidak segera melakukan sesuatu dan bertindak cepat dalam merespon penurunan ekonomi ini maka Indonesia akan tertinggal dan dampaknya lebih buruk setelah pandemi berakhir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polemik Anggaran MBG...
Polemik Anggaran MBG Kental Nuansa Politik, Pengamat Kebijakan Publik: Secara Prosedural Sudah Disepakati DPR
Daftar Lengkap 580 Anggota...
Daftar Lengkap 580 Anggota DPR yang Dilantik Hari Ini
Sumpah/Janji Anggota...
Sumpah/Janji Anggota DPR yang Diucapkan Sebelum Memangku Jabatan
Perayaan Natal Parlemen...
Perayaan Natal Parlemen Bawa Pesan Damai untuk Pemilu 2024
Anggota DPR: Tahapan...
Anggota DPR: Tahapan Pemilu Sudah Berjalan Tak Bisa Diinterupsi
Penataan Regulasi Pasca-Omnibus...
Penataan Regulasi Pasca-Omnibus Law  
Profil Pendidikan Rusdi...
Profil Pendidikan Rusdi Masse Mappasessu, Pengganti Sahroni sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR
Uya Kuya Bantah Kabur...
Uya Kuya Bantah Kabur ke Luar Negeri saat Demo di Jakarta Rusuh
Angelina Sondakh Kritik...
Angelina Sondakh Kritik DPR: Budaya Permisif Bikin Rakyat Sering Terabaikan
Rekomendasi
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Serial My Chef In Crime...
Serial My Chef In Crime Segera Tayang di VISION+, Gabungkan Misteri Kriminal dengan Dunia Kuliner
Berita Terkini
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Kasus Korupsi MBG, Kejagung...
Kasus Korupsi MBG, Kejagung Buka Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved