Pemerintah Miliki 23 Juta Dosis Vaksin untuk Vaksinasi April-Mei
Kamis, 08 April 2021 - 21:31 WIB
loading...
Vaksin Sinovac. Foto/Dok BPMI
A
A
A
JAKARTA - Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmidzi menyebut dosis vaksin yang tersedia pada bulan April jumlahnya amat terbatas. Keterbatasan tersebut karena pengiriman Vaksin AstraZeneca mengalami penundaan.
"Vaksin di bulan April itu jumlahnya akan terbatas dikarenakan adanya pengiriman yang tertunda untuk Vaksin AstraZeneca ," kata Nadia dalam diskusi daring, Kamis (8/4/2021).
Akan tetapi, dia menegaskan proses vaksinasi masih tetap bisa berjalan dengan lancar. Menurutnya, pemerintah masih memiliki sekitar 23 juta dosis vaksin dalam periode satu bulan (April-Mei).
Baca juga: Jaga Kualitas, Boks Penyimpanan Vaksin Harus Sesuai Standar
"Kita melihat stok vaksinasi kita memiliki kurang lebih 23 juta dosis vaksin yang akan kita gunakan pada periode April sampai Mei 2021. Sambil kita menunggu lagi ya kedatangan daripada Vaksin Sinovac," tuturnya.
"Vaksin di bulan April itu jumlahnya akan terbatas dikarenakan adanya pengiriman yang tertunda untuk Vaksin AstraZeneca ," kata Nadia dalam diskusi daring, Kamis (8/4/2021).
Akan tetapi, dia menegaskan proses vaksinasi masih tetap bisa berjalan dengan lancar. Menurutnya, pemerintah masih memiliki sekitar 23 juta dosis vaksin dalam periode satu bulan (April-Mei).
Baca juga: Jaga Kualitas, Boks Penyimpanan Vaksin Harus Sesuai Standar
"Kita melihat stok vaksinasi kita memiliki kurang lebih 23 juta dosis vaksin yang akan kita gunakan pada periode April sampai Mei 2021. Sambil kita menunggu lagi ya kedatangan daripada Vaksin Sinovac," tuturnya.
Lihat Juga :