Lebih Banyak Mudaratnya, PBNU Tegaskan Menolak Legalisasi Miras
Senin, 01 Maret 2021 - 02:22 WIB
loading...
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj secara tegas tidak menyetujui rencana pemerintah yang akan mengeluarkan industri miras dari daftar negatif investasi. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj secara tegas mengungkapkan alasan tidak menyetujui rencana pemerintah yang akan mengeluarkan industri minuman keras (miras) dari daftar negatif investasi.
Sebab, dengan dicabutya industri miras dari daftar negatif investasi, dipastikan banyak investor yang membangun pabrik miras di negara ini. Baca juga: Pabrik Miras Dibolehkan di 4 Provinsi tapi Produknya Bakal Nyebar, Piye Jal?
"Minuman keras jelas-jelas lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya," kata Said Aqil sebagaimana dilansir dari NU Online, Senin (1/3/2021).
Baca juga: Perhatikan Kearifan Lokal, Pengamat: Perpres Miras untuk Menarik Wisatawan
Menurutnya, pendirian pabrik baru atau perluasan yang sudah ada, akan mendorong para pengusaha mencari konsumen minuman beralkohol yang diproduksinya demi meraih keuntungan, sementara di sisi lain masyarakat yang akan dirugikan.
Sebab, dengan dicabutya industri miras dari daftar negatif investasi, dipastikan banyak investor yang membangun pabrik miras di negara ini. Baca juga: Pabrik Miras Dibolehkan di 4 Provinsi tapi Produknya Bakal Nyebar, Piye Jal?
"Minuman keras jelas-jelas lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya," kata Said Aqil sebagaimana dilansir dari NU Online, Senin (1/3/2021).
Baca juga: Perhatikan Kearifan Lokal, Pengamat: Perpres Miras untuk Menarik Wisatawan
Menurutnya, pendirian pabrik baru atau perluasan yang sudah ada, akan mendorong para pengusaha mencari konsumen minuman beralkohol yang diproduksinya demi meraih keuntungan, sementara di sisi lain masyarakat yang akan dirugikan.
Lihat Juga :