Komisi III DPR Kritik Pencalonan Hakim Agung oleh Komisi Yudisial

Senin, 25 Januari 2021 - 23:22 WIB
loading...
A A A
"KY mestinya tahu apa riwayat hakim agung ad hoc, hakim agung ad hoc kita masukan dalam UU jadi hakim ad hoc di MA. Semangatnya manakala dibutuhkan, yang terjadi bukan manakala dibutuhkan, tapi seolah-olah yang ad hoc hak-haknya tidak berbeda dengan hakim reguler," terangnya.

Karena itu, politikus Partai Demokrat ini mempertanyakan kenapa justru dibalik, sehingga jumlah hakim agung ad hoc lebih banyak dibanding hakim agung regular. Sehingga, ia mendorong agar hakim agung regular lebih banyak.

Baca juga: KY Luluskan 1 Calon Hakim Agung dan 6 Calon Hakim Adhoc MA

Benny pun mempertanyakan soal visi KY dalam merekrut CHA. CHA seperti apa yang dibutuhkan bangsa dan negara dan tentunya mesti tahu dulu seperti apa tantangan bangsa dan negara di bidang yudisial. Dia memahami memang sulit menemukan sosok ideal tapi selalu ada jalan. Lalu ada kriteria negawaran untuk CHA ini, sementara instrument penilaiannya tidak jelas.

"Instrumen untuk menilai apakah calon ini negarawan atau tidak. Apa yang dipake menilai calon ini beritegritas atau tidak, apa instrument yang digunakan untuk menilai calon ini negarawan," tanya Benny.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nanik S Deyang Tidak...
Nanik S Deyang Tidak Hadiri Rapat Laporan Keuangan BGN di Komisi IX DPR
Ungkap Banyak Kejanggalan,...
Ungkap Banyak Kejanggalan, Munarman Minta KY dan MA Awasi Sidang Banding MNC Asia Vs CMNP
Pembahasan RUU Perampasan...
Pembahasan RUU Perampasan Aset Digeber, Legislator PDIP: Segera Kita Rampungkan
Peradi Profesional Dorong...
Peradi Profesional Dorong RUU HPI Lebih Adaptif Hadapi Hubungan Hukum Lintas Negara
Ketua Komisi III DPR...
Ketua Komisi III DPR Sebut Penahanan Febrie Adriansyah Sangat Urgent
RUU Perampasan Aset,...
RUU Perampasan Aset, Batas Kewenangan Aparat Penegak Hukum Jadi Poin Krusial
Tepis Hoaks Menolak,...
Tepis Hoaks Menolak, DPR Kebut RUU Aset
HUKUM MATI! DPR RI Geram,...
HUKUM MATI! DPR RI Geram, Sebut Korupsi Eks Jampidsus Sangat Memalukan
Kapoksi Komisi III Fraksi...
Kapoksi Komisi III Fraksi Gerindra Apresiasi BNN Bongkar 3,37 Ton Ganja Asal Thailand
Rekomendasi
Pihak Fangfang Ungkap...
Pihak Fangfang Ungkap Peluang Damai dengan Vicky Prasetyo Kian Menipis
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Kumpulan Ayat-ayat Al...
Kumpulan Ayat-ayat Al Quran tentang Pernikahan yang Penting Diketahui
Berita Terkini
BNPB Sebut Karhutla...
BNPB Sebut Karhutla Dominasi Bencana di Tanah Air pada Akhir Pekan Ini
Pakar Hukum: Penetapan...
Pakar Hukum: Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa Asal Ada 2 Alat Bukti
Siapkan Relawan Tangguh...
Siapkan Relawan Tangguh Hadapi Bencana, Gus Muhaimin Resmikan Sigap Bangsa
10 Tahun Arbitrase Laut...
10 Tahun Arbitrase Laut China Selatan Tak Mempan, Saatnya Mulai Perundingan COC
Kebijakan Kemenhut Dinilai...
Kebijakan Kemenhut Dinilai Perkuat Posisi Indonesia dalam Konservasi Gajah Dunia
MPLS Ramah dan Gernas...
MPLS Ramah dan Gernas Rana: Memulai Pendidikan dengan Rasa Aman, Bukan Rasa Takut
Infografis
Agung Gumilar Saputra,...
Agung Gumilar Saputra, Eks Kopassus yang Jadi Asisten Khusus Prabowo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved