Joe Biden dan Tatanan Dunia Baru

Rabu, 20 Januari 2021 - 05:30 WIB
loading...
A A A
Akibatnya, pilihan-pilihan langkah kebijakan AS itu benar-benar berdampak signifikan terhadap berubahnya tatanan dunia di bawah kepemimpinan Presiden Trump. Sementara itu, negara-negara kompetitor lama AS seperti Tiongkok dan Rusia juga berusaha memanfaatkan dengan baik perubahan situasi itu sebagai media untuk mengonsolidasikan kekuatan ekonomi dan memperkuat pengaruhnya di kawasan Asia-Pasifik hingga Afrika.

Karena itu, terpilihnya Joe Biden dalam Pemilu 2020 diprediksi akan mengubah banyak hal dan akan kembali menghadirkan tatanan dunia baru. Banyak yang meyakini, Joe Biden akan segera mengevaluasi langkah-langkah ekonomi-politik dan kebijakan luar negeri AS di bawah kepemimpinan Trump.

Tatanan Dunia Baru
Meskipun mungkin tidak mengubah secara total, kepemimpinan Biden diyakini akan mengembalikan tradisi neoliberalisme, sebagaimana janji-janji “restorasi kebijakan liberal AS” yang telah disampaikan Biden selama masa kampanyenya. AS di bawah kepemimpinan Biden-Harris mengusung taglineAmerica is back” yang menandai semangat kebangkitan kembali Amerika di panggung dunia. Dengan dipilihnya Anthony Blinken sebagai menteri luar negeri, John Kerry sebagai utusan khusus isu perubahan iklim, dan Jake Sullivan sebagai penasihat keamanan nasional, AS akan kembali pada kebijakan “American exceptionalism”, atau bangkitnya naluri dan kepercayaan diri AS sebagai negara unggul, superior, dan mengembalikan AS pada posisi kepemimpinan global (global leadership).

Pengalaman Biden sebagai wakil presiden saat kepemimpinan Presiden Barrack Obama tentu menjadi bekal yang baik untuk melancarkan kebijakan internal maupun politik luar negerinya. Pemerintahan Biden memang bukan “Obama 3.0”, namun kepemimpinan Biden dipercaya akan mengembalikan kepemimpinan AS pada isu-isu global strategis terkait demokrasi, hak asasi manusia (HAM), keadilan, relasi Islam dan Barat, perubahan iklim, hak kaum buruh dan pekerja.

Di ranah pertahanan dan keamanan dunia, AS di bawah Biden juga diyakini akan semakin progresif menyikapi isu proliferasi nuklir dan potensi agresi kekuatan besar seperti gerakan terorisme, kejahatan transnasional, dan ancaman keamanan cyber yang kian menguat. Selain itu, AS di tangan Biden juga dipercaya akan kembali mengonsolidasikan kembali barisan aliansi tradisionalnya melalui upaya normalisasi hubungan bilateral dan juga multilateral, baik terkait dengan isu keamanan tradisional maupun nontradisional seperti penanganan pandemi Covid-19 yang selama ini dianggap kedodoran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Manuver Dua Kaki China...
Manuver Dua Kaki China di Panggung Global
Pakar Hubungan Internasional:...
Pakar Hubungan Internasional: China Punya Kepentingan Redam Konflik AS-Iran
Pertemuan Trump dan...
Pertemuan Trump dan Xi Jinping Diyakini Bahas Taiwan hingga Konflik Iran
Pengamat Timur Tengah:...
Pengamat Timur Tengah: Trump Incar Selat Hormuz sebagai Center Gravity Iran
Ali Mochtar Ngabalin...
Ali Mochtar Ngabalin Sebut Trump Ingin Mendikte Teheran lewat Perang Iran-AS
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Rekomendasi
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
Berita Terkini
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved