Pakar Hubungan Internasional: China Punya Kepentingan Redam Konflik AS-Iran

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:53 WIB
loading...
Pakar Hubungan Internasional:...
Dosen Hubungan Internasional Binus University, Tia Mariatul, menilai Presiden China Xi Jinping berpotensi memainkan peran penting dalam mendorong perdamaian antara AS dan Iran. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Dosen Hubungan Internasional Binus University, Tia Mariatul, menilai Presiden China Xi Jinping berpotensi memainkan peran penting dalam mendorong perdamaian di tengah memanasnya konflik Amerika Serikat dan Iran. China memiliki kepentingan terhadap stabilitas kawasan karena pasokan energi ke Asia, termasuk China, sangat bergantung pada Timur Tengah.

Hal itu disampaikan Tia dalam program Interupsi bertajuk Perang AS-Iran Memanas, China Bergabung? yang disiarkan iNews, Kamis (14/5/2026).

Tia mengatakan konflik Iran menjadi salah satu pembahasan dalam pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Beijing. Namun, Tia menegaskan pertemuan tersebut tidak hanya membahas isu Iran.

Baca juga: Xi Sebut Hubungan China-AS Relasi Bilateral Terpenting di Dunia

Selain membahas konflik, menurutnya, ada sejumlah isu strategis lain yang turut dibicarakan kedua negara, mulai dari perang tarif hingga kerjasama teknologi dan kecerdasan buatan (AI).

“Jadi tentu meeting antara Jinping dengan pihak Trump itu tidak melulu tentang Iran. Tapi Iran menjadi salah satu poin dalam meeting tersebut. Ada tarif, ada kerja sama teknologi, ada kerja sama AI dan lain sebagainya,” ujar Tia.

Tia mengatakan konflik Iran turut menjadi perhatian karena dampaknya terhadap ekonomi global. “Tapi tentu dalam meeting tersebut Iran juga menjadi poin yang turut dibicarakan karena ini bukan persoalan Amerika saja, bukan persoalan China saja, tapi ini melingkupi bagaimana ekonomi global terdampak dari adanya konflik ini,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Terima Menlu...
Prabowo Terima Menlu Turki di Hambalang, Bahas Palestina hingga Timur Tengah
Hadapi Dominasi China...
Hadapi Dominasi China Dalam Ranah Digital, Indonesia Diimbau Waspadai Risiko Ketergantungan
Hari ke-83 Perang Iran:...
Hari ke-83 Perang Iran: Ketika Diplomasi Menjadi Jeda Kematian
Rupiah dan Pasar Distrust?
Rupiah dan Pasar Distrust?
Thucydides Trap: Antinomi...
Thucydides Trap: Antinomi China dan Amerika
Fenomena Rupiah Melemah...
Fenomena Rupiah Melemah dan Dilema Impossible Trinity: Membaca Kepanikan Investor di Tengah Ketidakpastian Global
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
Rekomendasi
Fakta Menarik Piala...
Fakta Menarik Piala Dunia 2026: Italia Gagal ke Piala Dunia, tapi Serie A Penyumbang Pemain Terbanyak
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Gelar Rakernas di Yogyakarta,...
Gelar Rakernas di Yogyakarta, APJI Perkuat Kolaborasi dan Profesionalisme
Berita Terkini
Kronologi Wamen Imipas...
Kronologi Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK
Presiden Prabowo Bakal...
Presiden Prabowo Bakal Terima Surat Kepercayaan 17 Dubes Negara Sahabat Pekan Ini
Hari Ini Noel Divonis...
Hari Ini Noel Divonis terkait Kasus Dugaan Pemerasan Sertifikasi K3
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Segel Mobil Mewah
Penyidik KPK Datangi...
Penyidik KPK Datangi Rumah Silmy Karim di Jalan Brawijaya Jaksel
Relawan Jokowi Sebut...
Relawan Jokowi Sebut Tudingan Roy Suryo Cs Soal Ijazah Jokowi Menguras Energi
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved