Manuver Dua Kaki China di Panggung Global
Senin, 18 Mei 2026 - 19:02 WIB
loading...
Rimba Mahardika Humas Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Praktisi Ilmu Komunikasi Universitas Nasional (Unas). Foto/SindoNews
A
A
A
Rimba Mahardika
Humas Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Praktisi Ilmu Komunikasi Universitas Nasional (Unas)
PENGUMUMAN resmi dari Moskow dan Beijing mengenai rencana pertemuan Presiden Rusia Vladimir Putin dengan Presiden China Xi Jinping pada 19-20 Mei 2026 menjadi sorotan utama geopolitik global. Pertemuan tingkat tinggi ini kian menyita perhatian publik karena dijadwalkan berdekatan dengan lawatan Presiden AS Donald Trump ke China.
Dinamika ini menggambarkan manuver luar biasa dari China yang seolah menerapkan strategi komunikasi politik yang terukur dengan menjamu para pemimpin dari dua blok adidaya dalam hitungan hari.
Jika dikaji menggunakan ilmu komunikasi politik internasional, peristiwa ini adalah bentuk nyata dari Signaling Theory (Teori Sinyal) yang dipadukan dengan Balance of Power.
Teori Sinyal dan Diplomasi Pertemuan Puncak
Dalam ilmu komunikasi politik dan hubungan internasional, Teori Sinyal yang dikembangkan oleh peraih Nobel Ekonomi, Michael Spence, dan diadaptasi dalam studi politik, menjelaskan bagaimana aktor-aktor negara menggunakan tindakan atau pernyataan tertentu untuk mengirimkan informasi kredibel mengenai niat, kemampuan, atau komitmen mereka kepada aktor lain.
Humas Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Praktisi Ilmu Komunikasi Universitas Nasional (Unas)
PENGUMUMAN resmi dari Moskow dan Beijing mengenai rencana pertemuan Presiden Rusia Vladimir Putin dengan Presiden China Xi Jinping pada 19-20 Mei 2026 menjadi sorotan utama geopolitik global. Pertemuan tingkat tinggi ini kian menyita perhatian publik karena dijadwalkan berdekatan dengan lawatan Presiden AS Donald Trump ke China.
Dinamika ini menggambarkan manuver luar biasa dari China yang seolah menerapkan strategi komunikasi politik yang terukur dengan menjamu para pemimpin dari dua blok adidaya dalam hitungan hari.
Jika dikaji menggunakan ilmu komunikasi politik internasional, peristiwa ini adalah bentuk nyata dari Signaling Theory (Teori Sinyal) yang dipadukan dengan Balance of Power.
Teori Sinyal dan Diplomasi Pertemuan Puncak
Dalam ilmu komunikasi politik dan hubungan internasional, Teori Sinyal yang dikembangkan oleh peraih Nobel Ekonomi, Michael Spence, dan diadaptasi dalam studi politik, menjelaskan bagaimana aktor-aktor negara menggunakan tindakan atau pernyataan tertentu untuk mengirimkan informasi kredibel mengenai niat, kemampuan, atau komitmen mereka kepada aktor lain.
Lihat Juga :