Sriwijaya Air Jatuh, DPR Desak Evaluasi Total Sistem Transportasi Udara
Senin, 11 Januari 2021 - 12:19 WIB
loading...
A
A
A
"Kementerian Perhubungan sejak awal harus mengantisipasi temuan FAA ini di Indonesia. Karenanya, musibah SJ-182 ini harus menjadi evalusi total bagi dunia penerbangan kita di masa pandemi ini," tuturnya. (Baca juga: Bagian Tubuh Korban Sriwijaya Air yang Ditemukan Disemprot Disinfektan)
Rifqi menegaskan akan meminta secara resmi kepada Pimpinan dan Anggota Komisi V DPR untuk duduk bersama Menhub beserta seluruh jajaran terkait, termasuk Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk melakukan evaluasi total pasca musibah ini.
"Dari sisi teknologi penerbangan, pasti ada konsekuensi tersendiri akibat berkurangnya volume pemakaian pesawat-pesawat udara tersebut. Belum lagi soal isu usia pesawat yang banyak berusia tua," ungkap Rifqi.
Dia menyadari, pandemi ini adalah masa yang amat sulit bagi dunia penerbangan. Karena dari sisi bisnis, dunia penerbangan amat merasakan dampaknya. "Kendati demikian, keselamatan penumpang adalah segala-galanya," tuturnya.
Dalam kasus jatuhnya pesawat Sriwijaya Air di perairan Kepulauan Seribu, Rifqi mengaku kaget dan merasakan duka mendalam atas peristiwa ini. "Ada beberapa sahabat karib saya dan istri yang menjadi penumpang SJ-182. Kaget, sekaligus amat bersedih dan kehilangan atas musibah ini," ungkapnya.
Rifqi menegaskan akan meminta secara resmi kepada Pimpinan dan Anggota Komisi V DPR untuk duduk bersama Menhub beserta seluruh jajaran terkait, termasuk Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk melakukan evaluasi total pasca musibah ini.
"Dari sisi teknologi penerbangan, pasti ada konsekuensi tersendiri akibat berkurangnya volume pemakaian pesawat-pesawat udara tersebut. Belum lagi soal isu usia pesawat yang banyak berusia tua," ungkap Rifqi.
Dia menyadari, pandemi ini adalah masa yang amat sulit bagi dunia penerbangan. Karena dari sisi bisnis, dunia penerbangan amat merasakan dampaknya. "Kendati demikian, keselamatan penumpang adalah segala-galanya," tuturnya.
Dalam kasus jatuhnya pesawat Sriwijaya Air di perairan Kepulauan Seribu, Rifqi mengaku kaget dan merasakan duka mendalam atas peristiwa ini. "Ada beberapa sahabat karib saya dan istri yang menjadi penumpang SJ-182. Kaget, sekaligus amat bersedih dan kehilangan atas musibah ini," ungkapnya.
(dam)
Lihat Juga :