Hasil Investigasi Awal KNKT: SJ-182 Tidak Melalui Jalur Awan Hujan

Rabu, 10 Februari 2021 - 16:16 WIB
loading...
Hasil Investigasi Awal...
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) merilis laporan awal mengenai penyebab jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Komite Nasional Keselamatan Transportasi ( KNKT ) merilis laporan awal mengenai penyebab jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 . Salah satu yang diungkap adalah mengenai kondisi cuaca pada saat penerbangan.

Ketua Sub-Komite Investigasi Kecelakaan Penerbangan KNKT, Kapten Nurcahyo Utomo mengatakan jalur penerbangan SJ-182 tidak melintasi awan signifikan. Hal tersebut terungkap dari data radar cuaca pukul 14.38 WIB dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Baca juga: Black Box Berhasil Diunduh, KNKT Pastikan SJ182 Dalam Keadaan Hidup hingga Membentur Air

"Pergerakan pesawat menunjukkan pesawat ini tidak melalui area dengan awan signifikan," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Rabu (10/2/2021).

Menurut Nurcahyo, hal tersebut menunjukan jika jalur yang dilalui pesawat Sj-182 juga bukan area hujan. Tak hanya itu, jalur yang dilewati juga tidak melalui area in cloud turbulence atau turbulensi yang terjadi dalam awan yang signifikan.

"Dan bukan area awan hujan dan tidak di awan yang menimbulkan guncangan," ucapnya.

Sebagai informasi, pesawat Sriwijaya Air dengan rute Jakarta-Pontianak terbang pada 9 Januari 2021. Pesawat dengan nomor penerbangan SJ-182 itu diawaki oleh 2 pilot, 4 awak kabin dan membawa 56 penumpang. Baca juga: Besok, KNKT Bakal Sampaikan Hasil Investigasi Awal dari Jatuhnya SJ-182

Pesawat terbang pada pukul 14.36 WIB dari Bandara Soekarno Hatta. Kemudian pada pukul. Pesawat SJ-182 itu hilang kontak dan dinyatakan jatuh di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki beberapa menit setelahnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PT KAI Sebut Kemenhub...
PT KAI Sebut Kemenhub hingga KNKT Selidiki Penyebab KA Argo Bromo Anggrek Anjlok
KNKT Terjunkan Peralatan...
KNKT Terjunkan Peralatan ROV untuk Cari Titik Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya
Menhub Pantau Langsung...
Menhub Pantau Langsung Evakuasi KMP Tunu Pratama, KNKT Dikerahkan Investigasi
Diskusi Korlantas Polri...
Diskusi Korlantas Polri Ungkap Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kalangan Remaja Tinggi
KNKT: Fasilitas Pertamina...
KNKT: Fasilitas Pertamina di Bandara Juanda Mendukung Keselamatan Penerbangan
Kapasitas Gran Max Maut...
Kapasitas Gran Max Maut di Km 58 Tol Japek 9 Penumpang Diisi 12 Orang
Menhub soal Sinyal Hijau...
Menhub soal Sinyal Hijau Sebelum Argo Bromo Tabrak KRL: Masih Didalami
KNKT Ungkap KA Argo...
KNKT Ungkap KA Argo Bromo Dapat Sinyal Hijau di Stasiun Bekasi Sebelum Tabrak KRL
KNKT: Masinis Argo Bromo...
KNKT: Masinis Argo Bromo Sempat Ngerem' 1,3 Km Sebelum Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur
Rekomendasi
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
12 Amalan Populer Hari...
12 Amalan Populer Hari Asyura 10 Muharam yang Dianjurkan Rasulullah SAW
Berita Terkini
Perindo Ajak Tokoh Muda...
Perindo Ajak Tokoh Muda Indonesia Timur Ambil Peran Menuju 2029
Kapolri Diminta Transformasi...
Kapolri Diminta Transformasi Kultur Internal Bhayangkara
5 Pangdam Lulusan Akmil...
5 Pangdam Lulusan Akmil 1997 Teman Satu Angkatan Danpaspampres Mayjen Edwin Adrian Sumantha
Ketua BEM FH UBK Akui...
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp20 Juta, DPR: Polri Harus Investigasi
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Pembacaan Dakwaan Hari Ini
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved