Janji Vaksin Gratis Pemerintah

Kamis, 17 Desember 2020 - 05:30 WIB
loading...
A A A
Beragam insentif untuk dunia usaha, misalnya, porsinya perlu dikurangi mengingat hingga saat ini kalangan dunia usaha sudah mulai menunjukkan perbaikan usaha. Justru yang paling penting dalam menggerakkan perekonomian nasional yakni menjamin masyarakat sehat dan bebas Covid-19. Dengan demikian, konsumsi masyarakat akan meningkat, karena tak lagi khawatir dengan adanya pandemi.

Masyarakat yang rentan terhadap Covid-19, baik karena profesinya seperti tenaga medis, guru, dan lainnya, juga masyarakat lanjut usia perlu mendapat prioritas vaksinasi. Kendati demikian, kelompok masyarakat lainnya seperti pekerja pabrik, juga tidak berarti diabaikan. Karenanya, pemerintah perlu memberikan vaksin kepada seluruh masyarakat tidak hanya kepada kelompok-kelompok tertentu. Karena vaksinasi terbatas akan menciptakan diskriminasi seperti yang sempat terjadi pada program bantuan subsidi upah.

Negara-negara lain yang menggratiskan vaksin Covid-19 untuk rakyatnya di antaranya Inggris. Juga Malaysia yang menegaskan vaksin diberikan gratis kepada warga Malaysia, tetapi orang asing harus membayar biaya yang ditentukan oleh Pemerintah Malaysia. Pemerintah Malaysia hanya memberikan vaksin kepada rakyatnya yang setuju divaksin secara sukarela. Terutama kelompok yang berisiko dan rentan terhadap Covid-19. Berbeda dengan Malaysia, Singapura memutuskan menggratiskan vaksin Covid-19 untuk semua warga Singapura dan warga negara asing yang telah bermukim lama di Singapura, sedangkan Australia menggelontorkan dana sekitar Rp36 triliun untuk memberikan vaksin gratis kepada rakyatnya.

Sementara Jepang menggratiskan vaksin kepada seluruh penduduknya yang ditetapkan dengan undang-undang yang menjamin Pemerintah Negeri Sakura itu menanggung semua biaya vaksin untuk 126 juta rakyatnya. Bahkan, Bangladesh pun mengumumkan membeli 30 juta vaksin Covid-19 yang akan dibagikan gratis kepada masyarakat Bangladesh.

Dengan demikian, pemberian vaksin gratis bukanlah persoalan masyarakat mampu dengan masyarakat tidak mampu, tetapi kesetaraan dan tanpa diskriminasi yang harus diterima oleh seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali. Semoga janji Presiden Jokowi dipatuhi oleh aparatur di bawahnya.
(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Vaksinasi Covid-19 Tiap...
Vaksinasi Covid-19 Tiap Tahun, Perlu dan Mungkin?
5 Juta Dosis Vaksin...
5 Juta Dosis Vaksin Sinovac Hasil Pembelian Langsung Tiba di Indonesia
Jokowi Umumkan Vaksin...
Jokowi Umumkan Vaksin Booster Gratis untuk Seluruh Masyarakat
Tahun Baru 2022, Indonesia...
Tahun Baru 2022, Indonesia Terima Sejuta Vaksin Pfizer Donasi Pemerintah Italia
2,6 Juta Dosis Vaksin...
2,6 Juta Dosis Vaksin Moderna Donasi Jerman Tiba di Indonesia
1,2 Juta Vaksin Pfizer...
1,2 Juta Vaksin Pfizer Tiba, Langsung Didistribusikan ke Lima Provinsi
Gerai Vaksin Booster...
Gerai Vaksin Booster Polresta Bandara Soetta Layani 499 Penumpang
Anggaran Cukup, Kemenkes...
Anggaran Cukup, Kemenkes Akan Gratiskan Vaksin Pfizer untuk Anak
DKI Terima Pasokan 34...
DKI Terima Pasokan 34 Ribu Vial Vaksin Covid-19 Jenis Pfizer
Rekomendasi
Kangen Dono dan Kasino,...
Kangen Dono dan Kasino, Indro Warkop Ciptakan Lagu 'Dan Aku Rindu'
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
Keistimewaan Hari Jumat,...
Keistimewaan Hari Jumat, Yaumul Maiz Saat Allah Menampakan Diri di Surga
Berita Terkini
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 20266: Ketika...
Perang Iran 20266: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Said Iqbal soal Sinyal...
Said Iqbal soal Sinyal Masuk Kabinet Prabowo: Kita Tunggu Pengumuman Resmi
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved