Jangan Lelah Ajak Anak Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19

loading...
Jangan Lelah Ajak Anak Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19
Di tengah Pandemi Covid-19, para orang tua didorong untuk terus-menerus mengedukasi anak-anaknya agar patuh dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes). Foto/SINDOnews
JAKARTA - Pandemi Covid-19 belum terkendali. Di tengah situasi ini, para orang tua didorong untuk terus-menerus mengedukasi anak-anaknya agar patuh dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes).



Pandemi memang memaksa orang-orang melakukan sebagian aktivitasnya dari rumah. Pembatasan pertemuan selama hampir satu tahun ini membuat semua orang jenuh. Efeknya, tak sedikit warga yang memaksakan keluar rumah. Ketidakpatuhan terhadap protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak (3M), terbukti selama ini menjadi penyebab terjadi penularan virus Sars Cov-II tersebut.

Jangan Lelah Ajak Anak Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19




Protokol kesehatan terhadap anak penting karena perhatian selama ini lebih difokuskan kepada orang-orang dewasa saja. Di saat pelonggaran, anak-anak kerap bermain dan wara-wiri di luar rumah. Tentu ini berisiko terjadi kontak dengan temannya dan penularan virus. (Baca: Nasehat Menghadapi Ujian dan Fitnah Akhir Zaman)

Praktisi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Niken Pratiwi menerangkan, penyebaran virus ini tidak memandang usia, jabatan, dan status sosial. Dari data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 , tercatat ada 238 anak usia 6 sampai 17 tahun yang meninggal dunia lantaran korban korona.

Melihat realitas itu, penerapan 3M oleh anak-anak menjadi sangat penting. Dia menjelaskan, anak-anak harus diajarkan mengenai jaga jarak lebih dari 1 meter ketika bertemu dengan orang dan mencuci tangan sehabis bermain. Kalau perlu, mandi dan ganti pakaian.



“Sosialisasi 3M pada anak-anak penting karena meningkatkan kesadaran masyarakat. Setelah tumbuh kesadaran, akan ada kepedulian kepada pihak lain,” ujarnya, dalam diskusi daring dengan tema “Strategi Sosialisasi 3M untuk Anak”, kemarin.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top