KPAI Sebut Indonesia Darurat Filisida, Tercatat 60 Kasus Orang Tua Bunuh Anak Sepanjang 2024

Senin, 13 Januari 2025 - 18:14 WIB
loading...
KPAI Sebut Indonesia...
Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Diyah Puspitarini dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Senin (13/1/2025). FOTO/REFI SANDI
A A A
JAKARTA - Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia ( KPAI ) Diyah Puspitarini menganggap Indonesia darurat filisida (Filicide) atau kasus pembunuhan orang tua terhadap anak. Sepanjang 2024, tercatat 60-an kasus anak menjadi korban filisida.

Hal itu disampaikan Diyah Puspitarini dalam rilis kasus pasangan suami-istri (pasutri) berinisial AZR (19) dan SD (24) yang tega membunuh balitanya berinisial RMR (3 tahun 9 bulan) di Mapolda Metro Jaya, Senin (13/1/2025).

"Indonesia tengah dalam darurat filisida (filicide), jadi KPAI telah melakukan kajian sejak tahun lalu setiap bulan ada 5-6 kasus yang sama. Filisida ini pembunuhan orang tua kepada anak, baik orang tua biologis kandung, orang tua angkat dan sebagainya pada anak," kata Diyah dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Senin (13/1/2025).



"Setiap bulan 5-6 kasus KPAI memonitor, jadi sepanjang 2024 ada 60-an kasus anak yang menjadi korban filisida atau filicide," tambahnya.

Diyah menekankan kasus filicide tidak bisa dianggap remeh. Ia mengatakan masih banyak lagi kasus serupa yang tidak dilaporkan ke kepolisian.

"Ini sesuatu yang tidak bisa dianggap remeh karena kami melihat masih banyak yang belom melaporkan, sebab pelakunya adalah orangtua dan korbannya anak sehingga banyak yang tidak dilaporkan," ucapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Oditur Militer Minta...
Oditur Militer Minta Majelis Hakim Tolak Pledoi Terdakwa Kasus Pembunuhan Kacab Bank
Ini Hal yang Memberatkan...
Ini Hal yang Memberatkan dan Meringankan 3 Anggota Kopassus Terdakwa Pembunuhan Kacab Bank
3 Anggota Kopassus Dituntut...
3 Anggota Kopassus Dituntut 4 hingga 12 Tahun Penjara di Kasus Pembunuhan Kacab Bank
KPAI Soroti Juri Cerdas...
KPAI Soroti Juri Cerdas Cermat 4 Pilar MPR, Ingatkan Prinsip Adil dan Nondiskriminatif
Dalang Pembunuhan Kacab...
Dalang Pembunuhan Kacab Bank Menolak Jadi Saksi di Pengadilan Militer
Sarwendah Buat Aduan...
Sarwendah Buat Aduan ke KPAI soal Nafkah Anak, Begini Tanggapan Ruben Onsu
Sarwendah Laporkan Ruben...
Sarwendah Laporkan Ruben Onsu ke KPAI Terkait Pengasuhan dan Nafkah Anak
Ini Respons KPAI usai...
Ini Respons KPAI usai Didatangi Ruben Onsu yang Adukan Polemik Hak Asuh Anak
Rekomendasi
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Berita Terkini
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
KPK Berharap Tindakan...
KPK Berharap Tindakan Medis terhadap Gus Yaqut Segera Dilakukan
Infografis
Orang Tua Wajib Waspada,...
Orang Tua Wajib Waspada, Berikut Cara Mencegah Diabetes pada Anak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved