Indonesia Butuh 540 Juta Vaksin Covid-19

Rabu, 21 Oktober 2020 - 07:02 WIB
loading...
Indonesia Butuh 540...
Presiden Jokowi saat mengunjungi fasilitas pengemasan vaksin milik Bio Farma. Pemerintah terus mempercepat pengembangan Vaksin Merah Putih yang dikembangkan di dalam negeri. Foto/Biro Pers Setpres
A A A
JAKARTA - Pemerintah terus mempercepat pengembangan Vaksin Merah Putih yang dikembangkan di dalam negeri. Terlebih kebutuhan vaksin di Indonesia mendesak dan sangat besar. Jika hitungan menggunakan rumus herd immunity atau kekebalan imunitas, maka ada sekitar dua pertiga penduduk atau 180 juta orang harus divaksin.



Untuk mempercepat proses pengembangan vaksin ini, pemerintah telah menggandeng enam lembaga, yaitu Eijkman, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Airlangga, dan Universitas Gadjah Mada.

Indonesia Butuh 540 Juta Vaksin Covid-19


Termasuk beberapa perusahaan swasta yang bersedia untuk investasi pengembangan atau manufaktur vaksin Covid-19. Mereka di antaranya Kalbe Farma, Sanbe Farma, PT Daewoong Infion, Biotis, dan Tempo Scan. (Baca: Pentingnya Mengajarkan Anak Menjaga Lisan)

“Karena satu orang butuh dua kali vaksin, maka dibutuhkan minimal 360 juta. Kalau semua orang divaksin, maka butuh 270 juta (penduduk) dikali dua, alias 540 juta vaksin. Jadi, memang harus ada kapasitas vaksin antara 360-540 juta yang barangkali tidak bisa dipenuhi oleh Bio Farma sendirian, yang kapasitasnya tahun depan diperkirakan 250 juta dosis per tahun,” ungkap Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) Bambang PS Brodjonegoro di Jakarta kemarin.

Bila dilihat dari pengembangan vaksin tersebut, diperkirakan paling cepat akan selesai pada awal 2021. Vaksin yang diserahkan ke Bio Farma berasal dari pengembangan Eijkman dan UI karena tahapannya sudah mendekati atau telah masuk ke tahap uji hewan. “Ini mungkin sejarah pertama bagi kita melakukan vaksinasi semassal ini dalam waktu yang relatif pendek,” ujar Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) itu.

Mantan Kepala Bappenas ini menuturkan, Vaksin Merah Putih juga untuk mencukupi kebutuhan vaksin bagi semua masyarakat Indonesia. “Hal-hal seperti ini harus dipastikan juga apakah karena vaksin atau yang lainnya. Itu menunjukkan aspek keamanan tidak bisa dikompromikan,” tandasnya. (Baca juga: Dunia Pendidikan Indonesia Belum Memiliki Peta Jalan yang Jelas)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPOM dan WHO Perkuat...
BPOM dan WHO Perkuat Kolaborasi Pengawasan Obat dan Makanan
Kepala BPOM Beberkan...
Kepala BPOM Beberkan Capaian WHO Listed Authority di National University of Singapore
Prabowo Dukung Penuh...
Prabowo Dukung Penuh Sasakawa Foundation Berantas Kusta di Indonesia
Dubes Kehormatan WHO...
Dubes Kehormatan WHO Yohei Sasakawa Minta Penderita Kusta Tak Didiskriminasi
BPOM Resmi Ditetapkan...
BPOM Resmi Ditetapkan sebagai Otoritas Terdaftar WHO
Muhammadiyah Jadi EMT...
Muhammadiyah Jadi EMT Pertama di Indonesia Terverifikasi Standar Internasional WHO
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Dahsyatnya Bismillah,...
Dahsyatnya Bismillah, Doa Perisai Diri yang Ampuh dari Segala Kejahatan dan Gangguan
Ruben Onsu Tak Gentar...
Ruben Onsu Tak Gentar Ancaman Sarwendah, Kuasa Hukum Sebut Juga Punya Bukti Kejutan
Top Skor Piala Dunia...
Top Skor Piala Dunia 2026: Messi Moncer! Mbappe, Kane, Haaland Mengekor
Berita Terkini
Sempat Diragukan, Menhaj...
Sempat Diragukan, Menhaj Klaim Haji 2026 Jadi Salah Satu Penyelenggaraan Terbaik dalam Sejarah
MUI Desak Koruptor Dihukum...
MUI Desak Koruptor Dihukum Mati: Beri Efek Jera, Menyengsarakan Rakyat
Menyambut Modi, Mengingat...
Menyambut Modi, Mengingat Janji Pluralisme India
Pengadaan Gembok Lapas...
Pengadaan Gembok Lapas Rp92,5 M, Ditjenpas: Bukan Gembok Biasa dan Dirancang Khusus
PM India Akan ke Indonesia...
PM India Akan ke Indonesia Bertemu Prabowo, Bahas Ketahanan Pangan hingga Pertahanan
FSP BUMN Bersatu Sebut...
FSP BUMN Bersatu Sebut Gelombang PHK Cerminkan Persoalan Struktural Ekonomi Nasional
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved