Rakyat Miskin Harus Mendapatkan Pendidikan yang Tepat
Senin, 25 November 2024 - 14:07 WIB
loading...
Ketua Dewan Pembina Yayasan Perguruan Tinggi 17 Agustus 1945 Jakarta Rudyono Darsono. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Rakyat miskin harus mendapatkan pendidikan yang cepat dan tepat dalam memperbaiki nasibnya. Hal itu dikatakan oleh Ketua Dewan Pembina Yayasan Perguruan Tinggi 17 Agustus 1945 Jakarta Rudyono Darsono usai memberikan sambutan dalam seminar nasional dan call for papers digelar Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta.
Kegiatan yang mengusung tema "Dengan Semangat Nasionalisme Kebangsaan Membangun Kolaborasi Melalui Konsorsium" ini dihadiri sejumlah perguruan tinggi Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) di Indonesia. Antara lain Untag Surabaya, Untag Samarinda, Untag Banyuwangi, Untag Semarang, dan Untag Cirebon.
“Kita ingin menyatukan kembali Untag se-Indonesia yang bukan tercerai-berai, tapi selama ini berjalan sendiri,” kata Rudyono Darsono, Senin (25/11/2024).
Baca juga: Deretan Kapolda Jebolan Akpol 1994, Nomor 1 hingga 3 Kelahiran 1972
Menurut Rudy, mereka ingin menyatukan kembali visi-misi Untag saat pertama kali didirikan, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. “Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 salah satunya mencerdaskan bangsa, untuk bisa membebaskan bangsa dari penjajahan itu kita harus bisa mencerdaskan bangsa. Jangan kita lepas dari penjajahan, lalu kita masuk dalam penjajahan baru,” tuturnya.
Kegiatan yang mengusung tema "Dengan Semangat Nasionalisme Kebangsaan Membangun Kolaborasi Melalui Konsorsium" ini dihadiri sejumlah perguruan tinggi Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) di Indonesia. Antara lain Untag Surabaya, Untag Samarinda, Untag Banyuwangi, Untag Semarang, dan Untag Cirebon.
“Kita ingin menyatukan kembali Untag se-Indonesia yang bukan tercerai-berai, tapi selama ini berjalan sendiri,” kata Rudyono Darsono, Senin (25/11/2024).
Baca juga: Deretan Kapolda Jebolan Akpol 1994, Nomor 1 hingga 3 Kelahiran 1972
Menurut Rudy, mereka ingin menyatukan kembali visi-misi Untag saat pertama kali didirikan, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. “Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 salah satunya mencerdaskan bangsa, untuk bisa membebaskan bangsa dari penjajahan itu kita harus bisa mencerdaskan bangsa. Jangan kita lepas dari penjajahan, lalu kita masuk dalam penjajahan baru,” tuturnya.
Lihat Juga :