Dihantam Covid, Kinerja Pemerintahan Jokowi – Ma’ruf Tak Maksimal
Senin, 19 Oktober 2020 - 18:18 WIB
loading...
FOTO/SINDOnews/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Pelaksana Harian (Plh) Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay mengungkapkan, belum satupun janji kampanye Joko Widodo (Jokowi) – KH Ma’ruf Amin yang ditunaikan.
Menurut Saleh, di tahun pertama pemerintahan Jokowi dan Ma’ruf Amin atau di periode kedua kepemimpinan Jokowi ini memang banyak menghadapi kendala besar. Salah satunya pandemi Covid-19 dan dampak yang ditimbulkannya. (Baca juga:Satu Tahun Jokowi-Ma'ruf, Kinerja Menteri dan Cara Komunikasi Disorot)
Karena itu, lanjutnya, janji-janji kampanyenya belum ada yang bisa terlaksana. “Lima bulan pasca dilantik kita dihadapkan dengan persoalan Covid-19 yang luar biasa menyita perhatian dan bukan hanya menghabiskan pikiran, tapi juga anggaran. Karena itu, yang diinginkan Presiden Jokowi pada masa kampanye yang lalu itu secara umum belum bisa terlaksana dengan baik,” ungkap Saleh saat dihubungi SINDO Media, Senin (19/10/2020). (Baca juga:Satu Tahun Jokowi-Maruf, Demokrat Nilai Sering Buat Kebijakan Tak Populer)
Saleh melihat, program-program kegiatan dan juga anggaran yang ada dialihkan dan direalokasi untuk penyelesaian Covid-19. Program yang berjalan pun terkendala akibat pandemi ini. Seperti misalnya program Kartu Prakerja, rencananya program pelatihan kerja dilaksanakan secara offline atau tatap muka, tapi karena di masa pandemi Covid-19 ini tidak mungkin dilakukan secara tatap muka dan diubah menggunakan metode daring. (Baca juga:Minta Ada Pelatihan Treatment Vaksin COVID-19, Jokowi: Ini Bukan Barang Gampang)
“Ini justru menimbulkan kontroversi, banyak kritik dan masukan yang disampaikan. Satu contoh yang mesti diperhatikan,” ujarnya.
Menurut Saleh, di tahun pertama pemerintahan Jokowi dan Ma’ruf Amin atau di periode kedua kepemimpinan Jokowi ini memang banyak menghadapi kendala besar. Salah satunya pandemi Covid-19 dan dampak yang ditimbulkannya. (Baca juga:Satu Tahun Jokowi-Ma'ruf, Kinerja Menteri dan Cara Komunikasi Disorot)
Karena itu, lanjutnya, janji-janji kampanyenya belum ada yang bisa terlaksana. “Lima bulan pasca dilantik kita dihadapkan dengan persoalan Covid-19 yang luar biasa menyita perhatian dan bukan hanya menghabiskan pikiran, tapi juga anggaran. Karena itu, yang diinginkan Presiden Jokowi pada masa kampanye yang lalu itu secara umum belum bisa terlaksana dengan baik,” ungkap Saleh saat dihubungi SINDO Media, Senin (19/10/2020). (Baca juga:Satu Tahun Jokowi-Maruf, Demokrat Nilai Sering Buat Kebijakan Tak Populer)
Saleh melihat, program-program kegiatan dan juga anggaran yang ada dialihkan dan direalokasi untuk penyelesaian Covid-19. Program yang berjalan pun terkendala akibat pandemi ini. Seperti misalnya program Kartu Prakerja, rencananya program pelatihan kerja dilaksanakan secara offline atau tatap muka, tapi karena di masa pandemi Covid-19 ini tidak mungkin dilakukan secara tatap muka dan diubah menggunakan metode daring. (Baca juga:Minta Ada Pelatihan Treatment Vaksin COVID-19, Jokowi: Ini Bukan Barang Gampang)
“Ini justru menimbulkan kontroversi, banyak kritik dan masukan yang disampaikan. Satu contoh yang mesti diperhatikan,” ujarnya.
Lihat Juga :