Massa Penghadang KAMI di Surabaya Disarankan Ikut Razia Kerumunan Pilkada

Senin, 28 September 2020 - 17:31 WIB
loading...
Massa Penghadang KAMI...
Massa penghadang kegiatan KAMI di Surabaya, Senin (28/9/2020). Foto: SINDOnews/Ali Masduki
A A A
JAKARTA - Polda Jawa Timur membenarkan bahwa, pihaknya telah melakukan penghentian kegiatan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Surabaya, khususnya yang digelar di Graha Jabal Nur, Jalan Jambangan Kebon Agung No. 76 Surabaya, yang dihadiri Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo.

Namun, beberapa pihak sempat menyesalkan penghadangan KAMI yang akan menggelar silahturahmi akbar. Seharusnya tidak perlu ada penghadangan. "Mestinya tidak perlu dikepung, cukup laporkan ke polisi, untuk menghindari clash," ujar Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno saat dihubungi SINDOnews, Senin (28/9/2020).

(Baca: Acara KAMI di Surabaya Dihadang, Pengamat: Jangan Merasa Jagoan)

Sebab, kata Adi, penghadangan tersebut malah akan menimbulkan kerusuhan lainnya yang akan berdampak pada wilayah Surabaya. Dan pada akhirnya merugikan masyarakat Surabaya sendiri. "Cukup lapor polisi tak usah dikepung karena bisa memperkeruh keadaan," jelasnya.

Namun, Adi merekomendasikan kepada para massa yang menghadang KAMI agar bisa melakukan hal yang berguna lainnya. Misal melakukan patroli kepada masyarakat ataupun pemeritahan daerah menjelang Pilkada 2020. "Masyarakat yang kepung KAMI ini menarik juga kalau road show tiap hari razia kerumunan saat Pilkada," pungkasnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penghadangan Kapal Bantuan...
Penghadangan Kapal Bantuan Gaza Sebagai Pembajakan Filantropi Global, PFI Desak Pemerintah Bertindak
Singgung Maju Mundur...
Singgung Maju Mundur Komite Reformasi Polri, Gatot Nurmantyo Bicara Mafia
DPR Persilakan Din Syamsuddin...
DPR Persilakan Din Syamsuddin Gugat UU Ibu Kota Negara ke MK
Divonis 10 Bulan Penjara,...
Divonis 10 Bulan Penjara, Jumhur Ngaku Tak Kapok Kritik Pemerintah
Divonis 10 Bulan Penjara,...
Divonis 10 Bulan Penjara, Jumhur Hidayat Tak Ditahan
Jumhur Hidayat Bacakan...
Jumhur Hidayat Bacakan Pledoi Bumiputera Menggugat di Persidangan
Perjalanan KA di Batubara...
Perjalanan KA di Batubara Sumut Dihadang Warga, Ini Reaksi KAI
Gabungan Ormas Siap...
Gabungan Ormas Siap Hadang Demontrasi Aliansi Mahasiswa Papua di Bali
KKB Hadang dan Larang...
KKB Hadang dan Larang Warga Hitadipa Jual Hasil Bumi ke Sugapa
Rekomendasi
Sinopsis Border of Shadow,...
Sinopsis Border of Shadow, Agen Federal Jadi Buronan karena Skandal Pembunuhan
Bukan Mobil Termahal,...
Bukan Mobil Termahal, tapi Inilah Kendaraan yang Paling Dibanggakan Wuling di Museumnya
Baojun Huajing S: Wuling...
Baojun Huajing S: Wuling Bikin Kejutan dengan SUV yang Mendekati Kelas Range Rover
Berita Terkini
Ini Pertimbangan Hakim...
Ini Pertimbangan Hakim Kabulkan Sebagian Praperadilan Roy Suryo
Jokowi Beberkan Isi...
Jokowi Beberkan Isi Obrolannya dengan JK ketika Bertemu di HUT Bhayangkara
Urgensi Cadangan Beras...
Urgensi Cadangan Beras Pemerintah Multikualitas
Praperadilannya Dikabulkan...
Praperadilannya Dikabulkan Sebagian oleh PN Jaksel, Roy Suryo Tersenyum Lebar
Polri Bakal Periksa...
Polri Bakal Periksa Kementerian ESDM Terkait Korupsi Pengadaan Batu Bara PLTU
Breaking News! Roy Suryo...
Breaking News! Roy Suryo Menang Praperadilan
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved