Hari ke-83 Perang Iran: Ketika Diplomasi Menjadi Jeda Kematian

Senin, 25 Mei 2026 - 13:41 WIB
loading...
A A A
Harga pangan di negara-negara berkembang naik perlahan akibat krisis energi global. Di Kalimantan, warga setempat mengeluhkan harga minyak dan sembako merambat naik sedangkan gaji perbulan tidak naik. Bahkan, negara-negara jauh dari medan perang ikut membayar konflik ini lewat inflasi dan ketidakpastian ekonomi.

Ironisnya, dunia mulai terbiasa dengan penderitaan manusia itu. Yang paling menyedihkan adalah kenyataan bahwa diplomasi hari ini kehilangan dimensi moralnya. Tidak ada pembicaraan serius tentang korban sipil, trauma generasi muda, atau rekonstruksi sosial pasca-perang. Yang dibahas hanyalah uranium, jalur minyak, sanksi, dan stabilitas pasar. Seolah-olah manusia hanyalah catatan kaki dalam percaturan geopolitik.

Karena itu, hari ke-83 perang bukan sekadar tentang negosiasi AS-Iran. Ia adalah cermin kegagalan tatanan global. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) nyaris tak terdengar dan dunia tidak mengetahui apa berperan atau tidak dalam penghentian perang ini.

Negara-negara besar lainnya, seperti Cina dan Rusia, sibuk menghitung keuntungan strategis. Sementara Dunia Selatan kembali menjadi penonton yang harus menerima dampak perang tanpa pernah dilibatkan dalam keputusan perang.

Dan di tengah semua itu, diplomasi tetap berjalan pelan seperti prosesi pemakaman, yaitu, penuh formalitas, tetapi kehilangan harapan. Mungkin perang Iran ini memang akan berhenti sementara atau mungkin akan lahir kesepakatan baru, yang ditingkahi dengan foto jabat tangan baru dengan senyum mengembang, dan pidato kemenangan baru dari Washington maupun Teheran. Tetapi, selama akar konflik tidak disentuh — dominasi, ketidakadilan global, politik pengepungan, dan logika imperialisme — maka damai hanya akan menjadi jeda administratif di antara dua ledakan.

Pungkasannya, hari ke-83 perang Iran sedang mengajarkan kita bahwa dunia modern ternyata tidak kekurangan diplomat. Namun, dunia hanya kekurangan keberanian untuk membangun perdamaian yang adil.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Asta Cita dan Reposisi...
Asta Cita dan Reposisi Peran Negara versus Pasar
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Rekomendasi
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
Berita Terkini
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved