Mencari Realitas Indonesia di Luar Jendela Gedung Tinggi: Ilusi Kemajuan RI

Senin, 08 Desember 2025 - 14:22 WIB
loading...
Mencari Realitas Indonesia...
Harryanto Aryodiguno, Ph.D, Associate Professor of International Relations, President University. Foto/Dok. SindoNews
A A A
Harryanto Aryodiguno, Ph.D
Associate Professor of International Relations, President University

PADA suatu sore yang teduh di Jakarta, ketika lampu-lampu gedung mulai menyala menembus langit gelap dan jalan layang dipenuhi kendaraan yang bergerak perlahan, kota ini memantulkan kesan bahwa sebuah bangsa sedang melaju. Dari balik jendela gedung di lantai empat puluh, denyut kota terlihat seperti pertanda kemajuan—peradaban yang terus tumbuh, ekonomi yang mengembang, dan masyarakat yang perlahan mendekati imajinasi Indonesia Emas 2045.

Namun di balik gemerlap itu, ada sebuah kesan keliru yang telah lama membungkus pikiran banyak pengambil Keputusan, yaitu keyakinan bahwa Indonesia dapat dibaca melalui kilau kota besar, seolah realitas nasional tercermin dari ritme urban di pusat modernitas. Kesan menipu ini kini kian menguat sebagai Ilusi Indonesia.

Dalam teori global governance, fenomena seperti ini sering disebut sebagai governance illusion. Keadaan ketika elite melihat bangsa bukan sebagaimana adanya, tetapi sebagaimana yang mereka bayangkan dari pusat kekuasaan, dengan semua bias kenyamanan dan simbol kemajuannya.

Dalam ruang yang nyaman dan bercahaya itu, Indonesia seolah tampak stabil. Namun hanya perlu melangkah jauh sedikit dari radius pusat kota untuk menyadari bahwa kenyataan jauh berbeda. Dari desa-desa yang tertinggal hingga kota-kota kabupaten yang bergulat dengan ketidakpastian, terbentang relung sosial yang sama sekali tidak tercermin dalam cahaya kaca gedung ibu kota.

Inilah kesenjangan tata kelola yang oleh para ilmuwan politik disebut sebagai capacity gap. Suatu kondisi ketika kemampuan negara menjalankan amanat pembangunan jauh tertinggal dari ambisi dan retorika yang dikumandangkan dari pusat.

Ilusi Indonesia menyempitkan cakrawala nasional. Ketika jalan kota besar macet, ia dianggap masalah nasional; ketika gedung baru berdiri megah, diasumsikan Indonesia telah melangkah maju. Padahal realitasnya jauh lebih kompleks.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Birokrasi dan Paradoks...
Birokrasi dan Paradoks Belanja Negara
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Asta Cita dan Reposisi...
Asta Cita dan Reposisi Peran Negara versus Pasar
BNPP Raih Peningkatan...
BNPP Raih Peningkatan Signifikan Capaian Reformasi Birokrasi 2025 dari Kemenpan RB
Menko Yusril Beberkan...
Menko Yusril Beberkan Delapan Arahan Pelayanan Publik yang Bersih
Indonesia Terlalu Banyak...
Indonesia Terlalu Banyak Regulasi, Bikin Biaya Ekonomi Mahal dan Hambat Investasi Masuk
Reformasi Birokrasi...
Reformasi Birokrasi Jadi Fondasi Penguatan Negara, SAKIP dan ZI Dorong Kinerja Berdampak
Rekomendasi
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
SPMB Jateng 2026 Dibuka,...
SPMB Jateng 2026 Dibuka, Cek Tata Cara Pemilihan Sekolah Tujuan
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Berita Terkini
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved