Pengasuhan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK): Antara Budaya dan Data

Senin, 27 Oktober 2025 - 13:45 WIB
loading...
A A A
Pemerintah perlu memaksimalkan peran penguatan laboratorium pangan, agar dapat melakukan uji cepat kualitas pangan sebelum didistribusikan secara massal kepada masyarakat. Bahkan, sistem peringatan dini dan pelabelan halal bagi pangan lokal dipasaran juga menjadi sangat diperlukan.

Efikasi Kebijakan dan Tantangan di Lapangan
Berbagai program pengasuhan 1.000 HPK telah dicanangkan oleh pemerintah. Ada intervensi spesifik (gizi, imunisasi, ASI eksklusif) dan sensitif (sanitasi, air bersih, pendidikan ibu).

Tantangan utama bukan semata kekurangan sumber daya, melainkan ketidakselarasan antara pendekatan teknokratik dan realitas sosial budaya. Tetapi, efikasinya lemah karena pelaksanaannya sering terjebak dalam pendekatan administratif yang hanya mengukur capaian berdasarkan angka, bukan perubahan perilaku. Seperti yang terjadi di Kabupaten Nias (Nias Barat dan Nias Selatan, Sumatera Utara) yang lebih dari 75% rumah tangga masih mengonsumsi air dari sumber yang tidak aman.

Selain itu, masih ditemukannya rumah tangga yang tidak memiliki jamban layak sebanyak 71% sehingga berdampak pada terjadinya stunting yang dialami oleh 35% anak dari rumah tangga rentan. Ketidaktersediaan air bersih secara langsung juga berkorelasi dengan tingginya kasus stunting, terutama di wilayah dengan kondisi geografis yang sulit dijangkau. Di mana seharusnya ada kehadiran pemerintah untuk mampu merubah perilaku masyarakat setempat.

Menentukan Kembali Arah Kebijakan
Meningkatkan efikasi intervensi 1.000 HPK selayaknya juga memperkuat dimensi budaya kebijakan publik. Pemerintah tidak cukup hanya memperbanyak kampanye ataupun pelatihan-pelatihan teknis, tetapi perlu membangun ekosistem pengasuhan yang menghormati nilai-nilai lokal. Program nasional yang dicanangkan sebaiknya juga harus mengadaptasi karakter dimasing-masing wilayah, baik melalui pelibatan tokoh adat, hingga pengintegrasian praktik tradisional yang terbukti bermanfaat.

Pemerintah harus mampu mengadopsi pendekatan policy localization, yakni menerjemahkan kebijakan nasional ke dalam konteks sosial daerah. Begitu pula lembaga pendidikan dan kesehatan, juga harus menempatkan budaya sebagai mitra pengetahuan, menuju kebijakan yang lebih humanis dan berkelanjutan.

Untuk itu, berbasis pada angka dan indikator tidak akan cukup menghasilkan kebijakan yang berkualitas, tetapi dengan pengintegrasian budaya lokal. Pelaksanaan kebijakan dapat menjadi lebih efektif dalam memperkuat pondasi program pengasuhan 1.000 HPK bagi masa depan anak bangsa.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
Apakah Pengadilan Tengah...
Apakah Pengadilan Tengah Mengadili Metode Berpikir dr Tifa dan Roy Suryo?
Perubahan UU Pemilu:...
Perubahan UU Pemilu: Membangun Sistem Pemilu yang Demokratis, Berkeadilan, dan Berintegritas
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Dokter Tifa dan Roy...
Dokter Tifa dan Roy Suryo: Ujian bagi Kebangkitan Intelektual Publik?
Ekonomi Piala Dunia...
Ekonomi Piala Dunia dan Problem Institusi di Indonesia
Pemkot Tangsel Perkuat...
Pemkot Tangsel Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak untuk Cegah Stunting
Cegah Stunting lewat...
Cegah Stunting lewat Program Genting, Menteri Wihaji Salurkan Bantuan RTLH di Sleman
CSR Berkelanjutan Lippo...
CSR Berkelanjutan Lippo Cikarang Cosmopolis, Tanggap Bencana-Penurunan Stunting
Rekomendasi
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 31: Bunda Latifah Terus Mendesak Mining Untuk Segera Mencari Jaka
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
Apa Itu Universitas...
Apa Itu Universitas Republik Indonesia yang Dibentuk Prabowo dan Dipimpin Donny Ermawan?
Berita Terkini
Yusril Tegaskan Abdul...
Yusril Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
Soal Peluang Periksa...
Soal Peluang Periksa Nanik S Deyang di Kasus MBG, Kejagung: Minggu Ini Belum Ada Jadwal
Yusril Berkunjung ke...
Yusril Berkunjung ke MUI Malam Ini, Jelaskan Penangkapan WNA Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad
KPK Panggil 4 Tersangka...
KPK Panggil 4 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Jatim
Pakar Minta Polisi Objektif...
Pakar Minta Polisi Objektif Usut Dugaan Penghinaan Terhadap Jurnalis
Penanganan Dugaan Kasus...
Penanganan Dugaan Kasus Febrie Adriansyah Jadi Ujian Independensi Penegak Hukum
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved