Kegagalan Komunikasi Politik Anggota DPR Memantik Amarah Rakyat Indonesia
Senin, 01 September 2025 - 22:36 WIB
loading...
A
A
A
Hilangnya rasa empati menjadi sebuah tolak ukur manusia dalam berucap. Aktor politik seyogyanya memahami konteks pesan politik yang akan disampaikan pada awak media. Komunikasi politik merupakan fungsi vital yang selalu ada dalam setiap sistem politik dan berperan dalam proses sosialisasi politik maupun pengambilan Keputusan.
Kegagalan komunikasi politik melahirkan 'buah busuk' yang diduga menjadi salah satu pemicu dari aksi demo berujung rusuh yang terjadi sejak 25 Agustus - 29 Agustus 2025. Demo menjadi liar tanpa arahan dari para pemangku kepentingan.
Komunikasi politik yang efektif akan menghasilkan “buah manis” yang mampu meredam konflik. Namun 'buah manis' itu belum bisa dipetik selama nafsu atas harta dan jabatan menjadi payung para aktor politik DPR. Selama umpan balik yang diterima tidak sesuai dengan harapan, maka ada kegagalan dalam menyampaikan pesan politik.
Apakah rakyat yang gagal dalam memahami pesan politik? Atau karena pemilihan diksi yang digunakan oleh para aktor politik cenderung memancing emosi rakyat? Sejatinya manusia diciptakan sebagai pembelajar sepanjang hayat atau lifelong learner sehingga dengan ilmu kita bisa menentukan pilihan diksi yang baik dan mampu memahami setiap pesan politik dengan akal sehat.
Kegagalan komunikasi politik melahirkan 'buah busuk' yang diduga menjadi salah satu pemicu dari aksi demo berujung rusuh yang terjadi sejak 25 Agustus - 29 Agustus 2025. Demo menjadi liar tanpa arahan dari para pemangku kepentingan.
Komunikasi politik yang efektif akan menghasilkan “buah manis” yang mampu meredam konflik. Namun 'buah manis' itu belum bisa dipetik selama nafsu atas harta dan jabatan menjadi payung para aktor politik DPR. Selama umpan balik yang diterima tidak sesuai dengan harapan, maka ada kegagalan dalam menyampaikan pesan politik.
Apakah rakyat yang gagal dalam memahami pesan politik? Atau karena pemilihan diksi yang digunakan oleh para aktor politik cenderung memancing emosi rakyat? Sejatinya manusia diciptakan sebagai pembelajar sepanjang hayat atau lifelong learner sehingga dengan ilmu kita bisa menentukan pilihan diksi yang baik dan mampu memahami setiap pesan politik dengan akal sehat.
(shf)
Lihat Juga :