IKN, Belajar dari Kegagalan Jonggol Menjadi Ibu Kota Negara

Senin, 28 Juli 2025 - 21:29 WIB
loading...
IKN, Belajar dari Kegagalan...
Abdul Haris Fatgehipon, Guru Besar Damai dan Resolusi Konflik Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNJ. Foto: Ist
A A A
Abdul Haris Fatgehipon
Guru Besar Damai dan Resolusi Konflik
Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNJ

GAGASANpemindahan Ibu Kota Negara Jakarta ke IKN memunculkan polemik sampai saat ini. Pemerintah Jokowi yang saat itu didukung oleh DPR, beralasan pemindahan Ibu Kota Negara dari Jakarta ke IKN, mempertimbangkan, faktor histori ekologi, lingkungan, demografi.

Daya dukung lahan yang tidak lagi memunginkan, beban Jakarta sebagai ibu kota pemerintahan, pusat bisnis, pendidikan, menyebabkan Jakarta menjadi salah satu kota di dunia yang memiliki tingkat kemacetan dan polusi udara yang tinggi.

Pada era Orde Baru Presiden Soeharto mengeluarkan Keppres Nomor 1 Tahun 1997 tentang Koordinasi Pengembangan Jonggol Sebagai Kota Mandiri pada 15 Januari 1997. Meski Keppres Nomor 1 Tahun 1997, tidak menyebutkan pemindahan Ibu Kota Negara, tetapi publik sudah memahami, pengembangan Jonggol sebagai Kota Mandiri dalam rangka mempersiapkan Jonggol sebagai ibu Kota Negara.

Lahan yang dipersiapkan untuk menjadikan Jonggol sebagai kota mandiri seluas 30 ribu hektare, yang diperuntukkan 15 ribu hektare untuk lahan perkantoran, sisanya permukiman, pendidikan industri, dan pertanian.

Pemilihan Jonggol sebagai calon Ibu Kota Negara, sudah dipertimbangan dan direncanakan secara baik. Jonggol secara geografis sangat strategis. Jonggol yang berada di Kabupten Bogor Timur, memiliki jarak sekitar 40 km dengan Jakarta bagian pusat dapat diakses dengan Tol Jagorawi. Dari aspek keamanan wilayah, Jonggol berjarak dengan Mabes TNI Cilangkap hanya 30 km.

Berbagai langkah dilakukan untuk mempersiapkan Jonggol sebagai Kota Mandiri, yaitu pembebasan lahan, pembangunan infrastruktur jalan, dan menggandeng mitra swasta untuk membangun sarana permukiman Kota Mandiri.

Ciputra berinvetasi di Jonggol dengan membangun perumahan Citra Indah di tahun 1996 dengan luas sekitar 825 hektare. Tahap awal Ciputra membangun cluster perumahan Bukit Menteng dengan Bukit Bunga, kedua cluster perumahan ini dirancang dengan standar internasional, kabel listrik di bawah tanah underground cable, dan jalan perumahan yang tertata rapi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Birokrasi dan Paradoks...
Birokrasi dan Paradoks Belanja Negara
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Asta Cita dan Reposisi...
Asta Cita dan Reposisi Peran Negara versus Pasar
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Rupiah Melemah, Bagaimana...
Rupiah Melemah, Bagaimana Nasib Proyek IKN?
555 Angkatan Pertama...
555 Angkatan Pertama PNS Otorita IKN Resmi Dilantik, Basuki: Bangun Ibu Kota Nusantara Tak Gampang
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
Rekomendasi
Pendaftaran Kartu Huma...
Pendaftaran Kartu Huma Betang Sejahtera Kini Berbasis Digital, Masyarakat Kalteng Bisa Daftar Melalui humabetang.id
Jenguk Haji Bolot di...
Jenguk Haji Bolot di RS, Rico Ceper Ungkap Momen Mengharukan
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Berita Terkini
Elza Syarief Mendadak...
Elza Syarief Mendadak Mundur sebagai Pengacara Sony Sonjaya, Alasannya Merasa Dibohongi
Sudewo Klaim Namanya...
Sudewo Klaim Namanya Dicatut Soal Pemerasan Jabatan Perangkat Desa, KPK: Publik Bisa Cermati Dakwaan
Pakar Hukum Dukung Kejagung...
Pakar Hukum Dukung Kejagung Terapkan TPPU untuk Ungkap Korupsi Makan Bergizi Gratis
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa 18 Juni, Kejagung Dalami 26 Tokoh Terkait Kasus Korupsi MBG
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
Infografis
Profil Brigitte: Ibu...
Profil Brigitte: Ibu Negara Prancis yang Tampar Presiden Macron
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved