Energi Bersih Kian Dilirik

Senin, 07 September 2020 - 06:15 WIB
loading...
A A A
Insentif tersebut, kata dia, akan tertuang dalam peraturan presiden menyangkut energi baru terbarukan dan konservasi energi (EBTKE). Menurut Hariyanto, poin pentingdalamperpres tersebut antara lain soal harga yang akan ditinjau agar bisa menarik investor masuk ke sektor energi baru terbarukan. (Baca juga: Menanti 10 Tahun, Zaskia Sungkar Akhirnya Hamil)

“Selain itu, juga akan mengatur soal kuota yang ditentukan oleh Kementerian ESDM, tujuannya agar bisa tercapai target 23% bauran energi pada 2045,” kata Hariyanto pada sebuah diskusi virtual, Rabu (26/8/2020).

Dalam memenuhi target bauran energi, PT PLN (Persero) sebagai perusahaan penyedia listrik di Tanah Air juga berkomitmen dalam meningkatkan pasokan energi bersih. Satu di antara program yang akan dikembangkan adalah mengganti pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) dengan pembangkit ramah lingkungan. “PLN akan ada program dedieselisasi PLTD tersebar," ungkap Arsyadany G Akmalaputri, vice president public relation PLN, saat dihubungi tadi malam.

Ketua Umum Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) Surya Darma berpendapat, pengembangan EBT akan bergantung pada komitmen dan ketegasan pemerintah dalam implementasinya. Menurut dia, ke depan EBT paling menjamin keberlangsungan hidup dan ketersediaan energi.

“Minyak bumi akan habis. Batu bara juga begitu. Belum lagi, kompetisi dengan negara lain juga makin tinggi. Ini akan makin susah,” imbuhnya.

Anggota DPR Komisi VII Dyah Roro Esti mengungkapkan, pengembangan EBT di Indonesia masih menemui hambatan, terutama belum ada payung hukum yang mengatur secara keseluruhan. Meski sudah ada Rancangan Undang-Undang (RUU) EBT dan sudah masuk dalam Prolegnas 2020, namun beleid tersebut diyakini tidak akan selesai tahun ini. Namun, DPR memastikan akan membuka ruang diskusi dengan semua pihak yang berkepentingan. (Lihat videonya: Kemarau Panjang, Warga Kabupaten Bekasi Mengalami Kekeringan)

“Selama ini kendala terbesar dari sisi harga. EBT ini kurang kompetitif dibandingkan dengan fosil. Makanya, nanti upaya apa saja yang harus dilakukan agar EBT bisa lebih kompetitif,” tuturnya.

Di bagian lain, Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan mengatakan, untuk mengembangkan EBT perlu ada sinergi antara pemerintah dan lembaga penelitian dan perguruan tinggi untuk menciptakan perangkat yang lebih terjangkau.

“Investasi EBT kan mahal, makanya harus ada produk yang harganya lebih murah seperti panel surya atau alat minihydro,” katanya. (FW Bahtiar/Andika H Mustaqim/Faorick Pakpahan/Anto Kurniawan/Yanto Kusdiantono)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
9 Anggota KPI Pusat...
9 Anggota KPI Pusat 2026-2029 Pilihan DPR RI, Ini Daftar Namanya
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU PFII Jadi Undang-Undang
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini Sahkan RUU PFII hingga Tetapkan Anggota KPI
Hasil Perampasan Aset...
Hasil Perampasan Aset Diurus Badan Khusus, Komisi III DPR: Perlu Ada Tim Pengawasan
Aliansi Kebangsaan Serukan...
Aliansi Kebangsaan Serukan Indonesia Berdamai dengan Alam Hadapi Krisis Iklim
Nanik S Deyang Tidak...
Nanik S Deyang Tidak Hadiri Rapat Laporan Keuangan BGN di Komisi IX DPR
Tepis Hoaks Menolak,...
Tepis Hoaks Menolak, DPR Kebut RUU Aset
HUKUM MATI! DPR RI Geram,...
HUKUM MATI! DPR RI Geram, Sebut Korupsi Eks Jampidsus Sangat Memalukan
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
Rekomendasi
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
Populer di Bulan Safar...
Populer di Bulan Safar : Mengapa Ada Tradisi Rebo Wekasan di Indonesia?
Asal Usul Rebo Wekasan,...
Asal Usul Rebo Wekasan, Hukum Salat Sunnah dan Sedekah Tolak Bala Menurut Islam
Berita Terkini
Dokter Tifa Siap Hadapi...
Dokter Tifa Siap Hadapi Putusan Sela: Kalau Ditolak, Kami Maju Terus Ungkap Kebenaran
Hari Ini Kortas Tipikor...
Hari Ini Kortas Tipikor Polri Panggil Eks Wakapolri Oegroseno untuk Klarifikasi Lahan Sepolwan
Gantikan Febrie Adriansyah,...
Gantikan Febrie Adriansyah, Kuntadi Diharapkan Pulihkan Kepercayaan Publik
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru Dugaan TPPU 74 Kg Emas dan Uang di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Bos FBI Temui Prabowo,...
Bos FBI Temui Prabowo, Artefak Papua yang Diselundupkan ke AS Kembali ke Indonesia
Pengamat Soroti Rumor...
Pengamat Soroti Rumor Privat di Kasus Febrie: Jangan Geser Fokus dari Substansi Hukum
Infografis
10 Fakta Konflik AS...
10 Fakta Konflik AS - Venezuela: Perebutan Pengaruh dan Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved